Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2025
Jelang mudik Lebaran 2025, pengelola Tol Bakter melakukan berbagai perbaikan di ruas jalan dan rest area untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik.

PT. Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB Toll) tengah mempersiapkan diri menghadapi arus mudik Lebaran 1446 H/2025 M. Berbagai perbaikan dan peningkatan layanan dilakukan di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) di Lampung. Perbaikan ini meliputi jalan, rest area, dan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang akan melewati jalur tersebut.
Project Manager Tol Bakter, Riadiano Muhammad, menyatakan bahwa aktivitas perbaikan jalan dan peningkatan layanan merupakan kegiatan rutin yang kini diintensifkan menjelang musim mudik. "Banyak hal yang akan dilakukan menjelang musim mudik lebaran tahun ini, perawatan jalan secara rutin, serta peningkatan jasa layanan operasional, seperti layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan rest area, layanan pemeliharaan, serta layanan pengamanan," ujarnya. Perbaikan ini mencakup berbagai aspek untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
Perbaikan infrastruktur jalan meliputi pengerasan jalan beton di 69 titik sepanjang 140 kilometer ruas Tol Bakter. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan yang prima selama periode arus mudik. Selain itu, berbagai upaya juga dilakukan untuk meningkatkan keselamatan berkendara.
Peningkatan Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna Jalan
Demi mencegah kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk, pihak pengelola menambahkan rumble strip atau polisi tidur mini di beberapa titik, antara lain KM 121 A, KM 12 B, KM 14 B, dan KM 15 B. Jalur penyelamat rem blong juga disiapkan di KM 01+00 Jalur B dan KM 00+600 Jalur B. Sebagai upaya tambahan untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan, speed reducer atau marka keselamatan dengan efek visual juga dipasang di KM 105+800 B sampai KM 105+200 B.
Tidak hanya fokus pada perbaikan jalan, pengelola juga meningkatkan fasilitas di rest area. Manager Area Tol Bakter, Andri Pandiko, memastikan seluruh fasilitas di enam rest area Tol Bakter dapat digunakan oleh pemudik. Keenam rest area tersebut terletak di KM 20B, KM 33B, KM 49B, KM 67B, KM 87B, dan KM 116 B. "Ini semua untuk kenyamanan pemudik saat melintasi jalan Tol Bakter yaitu dengan meningkatkan kebersihan toilet dan masjid yang ada di rest area, kami juga menyediakan ruang laktasi dan juga akses untuk disabilitas," tambah Andri.
Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pemudik, kerjasama dengan berbagai instansi juga dilakukan. Posko-posko layanan didirikan di rest area, antara lain posko Dinas Kesehatan, Posko ASDP, Posko Kepolisian, dan Posko SPKLU dari PLN. Keberadaan posko-posko ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan informasi yang dibutuhkan pemudik selama perjalanan.
Antisipasi Penumpukan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni
Keenam rest area yang telah dipersiapkan juga berfungsi sebagai area pengaturan penundaan perjalanan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni. Strategi ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan memperlancar arus mudik. Pihak pengelola juga telah menyiapkan jalur penyelamat rem blong di dekat gerbang masuk Pelabuhan Bakauheni sebagai langkah antisipasi kecelakaan.
Dengan berbagai upaya perbaikan dan peningkatan layanan yang dilakukan, pengelola Tol Bakter berharap dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik selama perjalanan mudik Lebaran 2025. Semua fasilitas yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemudik untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman.