Menteri PU Tinjau Kesiapan Rest Area JTTS untuk Arus Balik Lebaran 2025
Menteri PU, Dody Hanggodo, meninjau kesiapan rest area KM 87 B JTTS di Lampung Selatan untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025 dan mencegah penumpukan di Pelabuhan Bakauheni.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas di rest area Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Sabtu (5/4). Peninjauan ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan infrastruktur untuk menghadapi arus balik Lebaran 2025. Fokus utama peninjauan adalah rest area KM 87 B di Lampung Selatan, yang diproyeksikan menjadi titik penting dalam proses penapisan kendaraan dari arah Padang dan Palembang sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni.
"Kali ini kami meninjau fasilitas di rest area di Jalan Tol Trans Sumatera tepatnya di KM 87 B, sebab ini kan menjadi salah satu tempat penapisan satu saat arus balik, bagi kendaraan yang melalui darat dari arah Padang, Palembang," jelas Menteri Dody Hanggodo di Lampung Selatan.
Tujuan utama dari peninjauan ini adalah untuk memastikan kelancaran arus balik dan kenyamanan pemudik. Pemerintah berupaya meminimalisir potensi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni dengan menyediakan fasilitas yang memadai di rest area JTTS.
Kesiapan Fasilitas Rest Area KM 87 B
Menteri Dody Hanggodo menyatakan kepuasannya atas kesiapan fasilitas yang tersedia di rest area KM 87 B. "Tadi saya sudah memastikan tempat beristirahat cukup untuk pemilir, food court lengkap dan bagus, tempat ibadah bagus dan toilet juga terpelihara," katanya. Ia juga menambahkan bahwa penambahan fasilitas, seperti toilet mobile, akan dipertimbangkan jika diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pemudik.
Selain fasilitas umum, aspek kenyamanan dan kesehatan pemudik juga menjadi perhatian utama. Pemerintah berharap pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheni. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan keselamatan perjalanan.
Dengan tersedianya fasilitas yang lengkap di rest area, proses penapisan tiket dan administrasi lainnya dapat dilakukan di lokasi ini, sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.
Antisipasi Penumpukan di Pelabuhan Bakauheni
Langkah antisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni menjadi fokus utama pemerintah. Dengan memindahkan sebagian proses penapisan dan memberikan kesempatan istirahat bagi pemudik di rest area, diharapkan dapat mengurangi beban di pelabuhan.
"Harapannya sebelum masuk kapal di Pelabuhan Bakauheni, para pemilir bisa beristirahat dahulu disini. Kemudian penapisan tiket dan seterusnya juga bisa selesai di rest area ini," tutur Menteri PU. Langkah ini diyakini dapat mencegah terjadinya penumpukan dan memperlancar arus balik Lebaran 2025.
Selain itu, pemerintah juga berharap pemudik dapat tiba di pelabuhan dalam kondisi yang lebih bugar dan sehat, sehingga dapat mengurangi potensi masalah kesehatan selama perjalanan.
Kesiapan Posko di Sepanjang Ruas Jalan Nasional
Tidak hanya fokus pada rest area, Kementerian PU juga memastikan kesiapan posko-posko di sepanjang ruas jalan nasional. Posko-posko tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk posko kesehatan yang didukung oleh tenaga medis dari berbagai sektor.
"Disini cukup banyak posko, bahkan ada juga posko kesehatan yang dilengkapi petugas dari berbagai sektor. Kemudian tersedia makanan dan berbagai hal untuk memfasilitasi pemilir," kata Menteri Dody Hanggodo. Kesiapan posko ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan bagi pemudik yang membutuhkan selama perjalanan.
Dengan adanya berbagai fasilitas pendukung yang tersedia di rest area dan posko, pemerintah optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik selama arus balik Lebaran 2025. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan para pemudik.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman.