Wamen UMKM: Guru, Pilar Penting Lahirnya Wirausahawan Muda Indonesia
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menekankan peran krusial guru dalam membimbing siswa untuk menjadi wirausahawan andal, didukung data minat Gen Z dan beragam program pemerintah.

Jakarta, 27 Februari 2024 - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM), Helvi Moraza, menyatakan bahwa guru memegang peranan penting dalam membimbing dan mengarahkan siswa untuk menjadi wirausahawan muda yang sukses. Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis lalu. Pernyataan tersebut didasari oleh data yang menunjukkan tingginya minat generasi muda, khususnya Gen Z, terhadap dunia kewirausahaan.
Wamen UMKM menekankan pentingnya memberikan kesempatan, bimbingan, dan pengarahan kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi kewirausahaan mereka. Menurutnya, para guru memiliki posisi strategis untuk menanamkan jiwa entrepreneur sejak dini di kalangan siswa. Dengan demikian, generasi muda Indonesia dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Data dari Indonesia Millennial and Gen Z Report tahun 2022 menunjukkan fakta menarik: sebanyak 64 persen Gen Z tertarik menjadi wirausahawan. Hal ini didorong oleh fleksibilitas waktu dan kemajuan teknologi yang memudahkan mereka untuk memulai dan menjalankan bisnis. Tren ini menunjukkan pergeseran paradigma, di mana generasi muda lebih memilih menjadi owner bisnis daripada menjadi karyawan.
Peran Guru dan Dukungan Pemerintah
Helvi Moraza menjelaskan lebih lanjut bahwa dengan menjadi wirausahawan, generasi muda tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri, tetapi juga membuka peluang bagi pemuda lainnya. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan penerapan filosofi LIDI (Loyalitas, Integritas, Disiplin, dan Inovasi) sebagai kunci kesuksesan berbisnis. “Loyalitas untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen, integritas sebagai fondasi keberlanjutan usaha, disiplin dalam waktu dan kualitas pelayanan, serta inovasi untuk memastikan usaha terus berkembang,” jelas Wamen UMKM.
Pemerintah, melalui Kementerian UMKM, telah menyediakan berbagai program dan kemudahan untuk mendukung para calon wirausaha muda. Fasilitas ini bertujuan untuk mempermudah generasi muda dalam memulai dan mengembangkan bisnis mereka. Beberapa program tersebut antara lain akses perizinan melalui Online Single Submission (OSS), kebijakan alokasi 30 persen ruang publik untuk UMKM, kebijakan 40 persen belanja pemerintah dan BUMN untuk UMKM, dan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain itu, Kementerian UMKM juga secara aktif mengembangkan program kewirausahaan, seperti Entrepreneur Hub, Entrepreneur Financial Fiesta, Inkubasi Wirausaha, dan jabatan fungsional Pengembang Kewirausahaan. Program-program ini dirancang untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses modal bagi para wirausahawan muda agar dapat bersaing di pasar.
Membangun Generasi Wirausaha yang Tangguh
Inisiatif pemerintah ini menunjukkan komitmen untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan kewirausahaan di Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah dan peran aktif guru dalam membimbing siswa, diharapkan akan lahir lebih banyak wirausahawan muda yang inovatif, tangguh, dan mampu berkontribusi pada perekonomian nasional. Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan para pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Program-program yang telah dan akan diluncurkan oleh pemerintah diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan UMKM di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki generasi muda yang siap menjadi tulang punggung perekonomian bangsa melalui jalur kewirausahaan.
Ke depan, perlu adanya evaluasi dan pengembangan berkelanjutan terhadap program-program tersebut agar tetap relevan dan efektif dalam menjawab tantangan serta kebutuhan para wirausahawan muda. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program-program tersebut dalam mencetak wirausahawan muda yang berkualitas.
Dengan demikian, peran guru sebagai pendidik dan pembimbing sangatlah vital dalam membentuk karakter dan mental wirausaha sejak dini. Komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak generasi wirausahawan muda yang handal dan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan ekonomi yang lebih baik.