Waspada Bencana Longsor! DPRD Gorontalo Utara Serukan Kesiapsiagaan Masyarakat
Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dedi Dunggio, menyerukan kewaspadaan terhadap bencana longsor menyusul cuaca ekstrem dan meminta pemerintah daerah serta masyarakat untuk selalu siap siaga.

Gorontalo, 2 April 2024 - Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dedi Dunggio, menyampaikan seruan penting kepada seluruh masyarakat Gorontalo Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana longsor. Peringatan ini disampaikan menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dan mengakibatkan beberapa ruas jalan utama di sejumlah kecamatan mengalami longsor.
Seruan ini muncul setelah terjadinya longsor di lintas Sulawesi, tepatnya di Dusun Moniko, Desa Kikia, Kecamatan Sumalata. Jalan utama di wilayah barat Gorontalo Utara masih dalam kondisi berlumpur dan licin, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan. "Kami mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat dan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sering terjadi saat ini dan berdampak pada bencana longsor di sejumlah ruas jalan utama di beberapa kecamatan," ungkap Dedi Dunggio di Gorontalo, Rabu.
Bahaya longsor susulan menjadi perhatian utama. Kondisi jalan yang masih berlumpur dan licin di Dusun Moniko, yang menghubungkan Gorontalo dengan Sulawesi Tengah, mengharuskan masyarakat yang melintas untuk senantiasa berhati-hati. "Masyarakat yang melintasi ruas lintas Sulawesi yang menghubungkan Gorontalo dengan Sulawesi Tengah ini agar senantiasa waspada apalagi diprakirakan curah hujan masih tinggi," tegasnya.
Kondisi Jalan Lintas Sulawesi dan Imbauan Kewaspadaan
Dedi Dunggio menekankan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di daerah rawan longsor. Meskipun jalan di Dusun Moniko sudah dapat dilalui kendaraan, namun kondisi jalan yang masih memprihatinkan menuntut kehati-hatian pengendara. "Memang lintas Sulawesi di Dusun Moniko tersebut telah dapat dilalui kendaraan namun kondisinya menuntut kehati-hatian pengendara baik motor maupun mobil untuk melintas," jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah sigap membantu masyarakat yang terdampak longsor di beberapa titik, seperti di Dusun Basulapa, Desa Kasia, dan Dusun Moniko, Desa Kikia. Kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi bencana ini.
Dedi Dunggio juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana. "Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ini. Apalagi lintas Sulawesi di Wilayah barat ini memang rawan longsor ataupun jalan amblas saat curah hujan tinggi," tambahnya.
Langkah Preventif Pemerintah Daerah
Longsor merupakan fenomena tahunan di Gorontalo Utara. Oleh karena itu, Dedi Dunggio berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis dan melakukan pendekatan penanganan bencana yang lebih efektif. Ia mendesak adanya langkah-langkah preventif untuk mengatasi bencana longsor dan banjir yang berpotensi terjadi berulang.
Ketua DPRD Gorontalo Utara ini juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan menguatkan satu sama lain dalam menghadapi situasi sulit ini. "Saya mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan menguatkan satu sama lain." Ia juga berharap pemerintah daerah selalu siaga dan siap membantu masyarakat yang memerlukan bantuan.
"Saya berharap pemerintah daerah segera menciptakan langkah-langkah preventif yang lebih efektif mengatasi bencana longsor termasuk banjir yang potensial terjadi berulang," imbuhnya. Hal ini penting untuk meminimalisir dampak buruk dari bencana alam dan melindungi keselamatan masyarakat Gorontalo Utara.
Kesimpulannya, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana longsor di Gorontalo Utara. Kerja sama yang erat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat krusial untuk mengurangi risiko dan dampak bencana.