Waspada Cuaca Ekstrem! BPBD Jayawijaya Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
BPBD Kabupaten Jayawijaya memperingatkan warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor menyusul intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengeluarkan peringatan dini kepada seluruh warga terkait cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Peringatan ini disampaikan menyusul intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, terutama pada sore dan malam hari. Intensitas hujan yang tinggi ini berpotensi menimbulkan bencana alam yang membahayakan warga Jayawijaya.
Kepala BPBD Kabupaten Jayawijaya, Edison Wetipo, menyampaikan imbauan langsung dari Wamena pada Rabu, 2 April 2025. "Oleh karena itu kami memperingatkan warga di Kabupaten Jayawijaya, khususnya di 21 distrik yang berada di bantaran Sungai Baliem, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan," katanya. Imbauan ini tidak hanya ditujukan bagi warga yang tinggal di sekitar sungai, tetapi juga bagi mereka yang bermukim di lereng gunung.
Ancaman bencana tidak hanya berupa banjir akibat meluapnya Sungai Baliem, tetapi juga tanah longsor yang menjadi risiko serius. Wetipo menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga. "Warga yang tinggal di lereng gunung untuk berhati-hati ketika terjadi hujan dengan durasi lama, maka sebisanya mencari tempat lebih aman untuk menghindari tanah longsor," ujarnya. BPBD Jayawijaya berkomitmen untuk meminimalisir korban jiwa dan kerugian material dengan memberikan peringatan dini dan imbauan secara berkelanjutan.
Imbauan Waspada Bencana di Jayawijaya
BPBD Jayawijaya telah menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya. Imbauan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Warga diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kerja sama dan saling membantu antar warga juga sangat penting dalam menghadapi situasi darurat.
"Kami berharap tentu bencana alam tidak terjadi sehingga tidak ada korban harta benda maupun nyawa. Cuaca tidak dapat diprediksi, maka jauh-jauh hari kami peringatan warga tetap waspada," jelas Wetipo. Pernyataan ini menunjukkan keprihatinan BPBD terhadap potensi risiko bencana dan pentingnya langkah antisipatif dari masyarakat.
Cuaca yang tidak menentu di Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Jayawijaya, menjadi alasan utama dikeluarkannya peringatan dini ini. Ketidakpastian cuaca membuat kewaspadaan menjadi sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. BPBD mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menyebarkan informasi terkait kewaspadaan cuaca ekstrem kepada sesama warga.
"Kami mengajak semua masyarakat di daerah ini untuk saling membantu dalam menyebarkan informasi tentang kewaspadaan pada saat cuaca ekstrem seperti saat ini," ajak Wetipo. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana dan melindungi keselamatan bersama.
Prakiraan Cuaca Wamena
Prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wamena pada Rabu, 2 April 2025, menunjukkan kondisi berawan tebal dengan suhu 16 derajat Celcius. Kelembapan udara mencapai 92 persen, dengan kecepatan angin 3 km/jam dari arah barat daya. Jarak pandang kurang dari 6 km, yang mengindikasikan potensi hujan lebat dan rendahnya visibilitas.
Kondisi cuaca ini semakin memperkuat alasan BPBD Jayawijaya untuk mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat. Data cuaca dari BMKG menjadi acuan penting dalam mengambil langkah antisipasi dan mitigasi bencana. Informasi ini juga penting bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri dan mengambil langkah pencegahan.
BPBD Jayawijaya berharap dengan adanya peringatan dini dan informasi cuaca ini, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi diri dan harta benda dari potensi bencana. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana alam yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. Selalu pantau informasi terkini dari BMKG dan BPBD untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.