Menbud: Tradisi Mudik dan Silaturahmi Lebaran, Keunikan Budaya Indonesia
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut tradisi mudik dan silaturahmi Lebaran sebagai keunikan budaya Indonesia yang perlu dipertahankan karena mempererat hubungan antar keluarga dan masyarakat.

Depok, 31 Maret 2024 (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyatakan bahwa perayaan Lebaran di Indonesia, khususnya tradisi mudik dan silaturahmi, merupakan tradisi unik yang tidak ditemukan di negara lain. Hal ini disampaikannya saat ditemui dalam sebuah kegiatan di Depok, Jawa Barat.
Fadli Zon menekankan betapa istimewanya tradisi Lebaran di Indonesia. Tradisi ini tidak hanya sekedar perayaan hari raya keagamaan, tetapi juga merupakan momen penting bagi mempererat tali silaturahmi antar keluarga, kerabat, dan kolega. Beliau menyebutnya sebagai "kehebatan budaya Indonesia" yang perlu dilestarikan.
Pernyataan Menbud ini disampaikan dalam konteks kegiatan silaturahmi dan halal bi halal yang beliau selenggarakan di kediamannya. Kegiatan ini dihadiri oleh kolega dari berbagai kementerian dan organisasi, menunjukkan komitmen beliau dalam menjaga dan melestarikan tradisi Lebaran.
Tradisi Silaturahmi Lebaran: Perekat Hubungan Antar Masyarakat
Lebih lanjut, Menbud Fadli Zon berharap tradisi silaturahmi Lebaran dapat terus dilestarikan. Tradisi ini, menurutnya, memiliki peran penting dalam memperkuat ikatan sosial dan mempererat hubungan antar masyarakat Indonesia. Baik hubungan keluarga, teman, kolega di kantor maupun organisasi.
Silaturahmi Lebaran, yang melibatkan kunjungan antar keluarga dan sanak saudara, memiliki nilai budaya yang tinggi. Tradisi ini mencerminkan kearifan lokal Indonesia yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk melestarikan budaya Indonesia.
Menbud juga menekankan pentingnya menjaga tradisi ini agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Meskipun teknologi semakin maju, nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi yang terkandung dalam tradisi Lebaran tetap perlu dijaga.
Dengan demikian, tradisi Lebaran tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga menjadi perekat hubungan sosial yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Lebaran di Jakarta, Menanti Ketupat dan Lauk Khas
Pada Lebaran tahun ini, Menbud Fadli Zon memilih untuk merayakannya di Jakarta. Beliau tidak pulang kampung ke Sumatera Barat, melainkan fokus melakukan silaturahmi di Jakarta. Meskipun demikian, beliau tetap menantikan hidangan Lebaran khas, khususnya ketupat dengan berbagai lauk pendampingnya.
Kegiatan halal bi halal yang beliau selenggarakan di rumah kreatifnya menunjukkan komitmen beliau dalam menjaga tradisi Lebaran. Hal ini juga menjadi contoh bagi masyarakat untuk tetap melestarikan tradisi yang sarat akan nilai budaya.
Menbud Fadli Zon tiba di rumahnya sekitar pukul 12.30 WIB bersama istri dan putrinya. Beliau mengenakan baju koko putih dan celana hitam, menunjukkan kesederhanaan dalam merayakan Lebaran. Beliau juga sempat bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, hanya sebatas halal bi halal tanpa membahas urusan pekerjaan.
"Halal bi halal saja (dengan Presiden, tidak membahas pekerjaan). Karena Bapak Prabowo juga menyalami ribuan orang ya," tutupnya.
Tradisi Lebaran di Indonesia memang unik dan perlu dipertahankan. Semoga tradisi ini tetap lestari dan menjadi warisan budaya Indonesia yang membanggakan.