Bobby Nasution Tambah Bonus Atlet Sumut Peraih Medali PON dan Peparnas 2024
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menambah bonus atlet PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan menyamakan bonus atlet Peparnas Solo 2024 dengan atlet PON, serta menanggung pajak bonus tersebut.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, telah mengumumkan penambahan bonus bagi atlet Sumut peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Solo 2024. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Gubernur Bobby Nasution pada Selasa, 25 Maret 2024, di Kantor Gubernur Sumut, setelah acara pemberian bonus dan tali asih kepada atlet dan pelatih berprestasi. Penambahan bonus ini sekaligus menyamakan jumlah bonus untuk atlet PON dan Peparnas, serta mencakup tanggung jawab Pemprov Sumut atas pajak bonus tersebut.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang telah diraih kontingen Sumut pada kedua ajang nasional tersebut. PON XXI Aceh-Sumut 2024 berhasil meraih peringkat empat nasional, sementara kontingen Peparnas Solo 2024 berada di peringkat lima besar nasional. Bobby Nasution menekankan komitmennya untuk mendukung penuh para atlet dan pelatih Sumut, "Hari ini saya Gubernur Sumatera Utara, keputusan pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menjadi tanggung jawab kami semua, termasuk tanggung jawab saya sebagai Gubernur Sumatera Utara hari ini," tegas Bobby.
Penambahan bonus ini diperkirakan mencapai Rp10 miliar. Gubernur Bobby Nasution secara langsung merespon aspirasi para atlet dan pelatih yang menginginkan penambahan bonus dan penggantian pajak. Hal ini menunjukkan kepedulian dan komitmen Pemprov Sumut dalam memajukan dunia olahraga di Sumatera Utara.
Bonus Atlet yang Disamakan dan Pajak Ditanggung Pemprov Sumut
Sebelumnya, bonus atlet Peparnas Solo 2024 berbeda dengan bonus atlet PON. Atlet Peparnas yang meraih medali emas mendapatkan bonus Rp150 juta, perak Rp85 juta, dan perunggu Rp50 juta. Namun, setelah kebijakan baru ini, bonus atlet Peparnas disamakan dengan atlet PON, yaitu emas Rp250 juta, perak Rp125 juta, dan perunggu Rp75 juta. Besaran bonus untuk beregu disesuaikan dengan jumlah anggota tim.
Tidak hanya itu, Pemprov Sumut juga menanggung pajak dari bonus yang diterima atlet dan pelatih. Hal ini tentu sangat meringankan beban para atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama Sumatera Utara. Kebijakan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk para atlet dan pelatih yang merasa dihargai atas jerih payah mereka.
Sementara untuk pelatih, bonus yang diberikan juga mengalami peningkatan. Pelatih peraih medali emas akan menerima bonus sebesar Rp100 juta, perak Rp75 juta, dan perunggu Rp50 juta. Besaran bonus ini menunjukkan penghargaan yang tinggi dari Pemprov Sumut terhadap peran pelatih dalam membina atlet berprestasi.
Reaksi Positif dari Berbagai Pihak
Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Sumut, Mahfullah Pratama, menyatakan bahwa pemberian bonus atlet PON Aceh-Sumut disamakan dengan bonus atlet Sumut berprestasi di PON Papua. Ia juga menekankan bahwa pemberian bonus ini merupakan kebijakan prioritas yang harus segera direalisasikan.
Senada dengan itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, John Ismadi, menyatakan akan mengupayakan proses penambahan bonus atlet dan pelatih secepat mungkin. Pihaknya juga akan mengajukan penambahan anggaran bonus atlet kepada tim anggaran pemerintah daerah dan menargetkan penyelesaian dalam waktu dua hari. John Ismadi juga menyampaikan apresiasi atas kebijakan Gubernur Bobby Nasution yang menanggung pajak bonus, "Pak Gubernur merasa ini ada kekurangan yang bisa dibantu, kenapa tidak kita bantu. Terutama pajak dulu, kita tanggung karena terasa sekali," kata John.
Penambahan bonus ini diharapkan dapat memotivasi atlet Sumut untuk terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Kebijakan ini juga menunjukkan komitmen Pemprov Sumut dalam mendukung perkembangan olahraga di Sumatera Utara.
Dengan adanya penambahan bonus dan penggantian pajak ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi para atlet dan pelatih untuk terus berlatih dan berprestasi di masa mendatang. Hal ini juga menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memajukan dunia olahraga di daerahnya.