18 Lulusan SMK Jateng Raih Mimpi Kerja di Jepang, Sambil Kuliah!
Sebanyak 18 alumni Program Kelas Jepang SMKN Jateng Semarang akan bekerja di perusahaan Jepang, Uno Co Ltd, sambil kuliah di Takayama College of Car mulai Maret-April 2025.
Semarang, 27 Februari 2025 - Berita gembira datang dari Semarang! Sebanyak 18 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Jawa Tengah, khususnya dari program Kelas Jepang, akan terbang ke Jepang pada Maret-April 2025. Mereka akan bekerja di perusahaan Uno Co Ltd sambil melanjutkan studi di Takayama College of Car. Kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras para siswa dan kolaborasi antara SMKN Jateng, pemerintah, dan perusahaan Jepang.
Program Kelas Jepang di SMKN Jateng diinisiasi pada tahun ajaran 2022/2023 untuk memfasilitasi siswa yang berminat bekerja di Jepang. Para siswa, setelah melalui pelatihan intensif bahasa Jepang dan pelatihan boarding di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kebun Teknologi, Surakarta, kemudian mengikuti proses seleksi ketat yang meliputi wawancara dengan pihak universitas dan perusahaan di Jepang. Seleksi ini memastikan bahwa para lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang.
Kepala SMKN Jateng Kampus Semarang, Hardo Sujatmiko, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini. Beliau berharap program ini akan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan dan kerja keras. "Harapannya, ketika mereka kerja di Jepang bukan hanya untuk mereka sendiri. Tapi, mereka bisa mengubah perekonomian keluarga," ujar Hardo Sujatmiko.
Kesempatan Emas di Negeri Sakura
Program rekrutmen ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Uno Co Ltd Japan dengan SMKN Jateng. CEO Uno Co Ltd Japan, Uno Hisaya, menyatakan bahwa kerja sama ini terjalin berkat inisiatif Takayama College of Car yang ingin mendatangkan pelajar dari Indonesia. Hal ini juga didorong oleh kebutuhan tenaga kerja di Prefektur Gifu yang cukup signifikan. "Ini merupakan yang pertama, berawal dari Takayama College of Car yang ingin mendatangkan pelajar dari Indonesia. Ini kesempatan bisnis yang bagus, karena di Prefektur Gifu memang kekurangan pekerja. Maka secara bertahap kita rekrut 16 orang, kemudian berkembang 35 orang sampai 50 orang di masa depan," jelas Uno Hisaya.
Uno Hisaya juga berharap para pekerja dari Indonesia dapat beradaptasi dengan baik di Jepang dan berkontribusi positif bagi perusahaan. Pihak Uno Co Ltd berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada para pekerja baru ini agar mereka dapat sukses dalam karir dan kehidupan di Jepang. Jumlah pekerja yang direkrut pun direncanakan akan terus meningkat di masa mendatang.
Dari 18 lulusan yang akan berangkat, 14 orang merupakan bagian dari batch pertama, dan 4 orang lainnya berasal dari batch kedua. Pembiayaan pelatihan bahasa Jepang didapatkan dari berbagai sumber, termasuk Bank Jateng dan bantuan pemerintah pusat melalui program SMK Pusat Keunggulan (PK).
Kisah Sukses Irfan Yoga Putra
Salah satu lulusan yang berhasil direkrut, Irfan Yoga Putra dari jurusan Teknik Elektronika Industri, mengungkapkan rasa syukurnya dan antusiasmenya untuk segera memulai petualangan di Jepang. Ia berencana menggunakan gaji pertamanya untuk membahagiakan nenek dan adik-adiknya di Purworejo.
Irfan yang yatim piatu dan tinggal bersama neneknya yang bekerja sebagai penjual soto, sangat menghargai kesempatan berharga ini. Ia mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan visa Engineering di Jepang dan menggunakan penghasilannya untuk memberangkatkan umroh neneknya serta merenovasi rumah mereka di kampung halaman. "Kedua orang tua saya sudah meninggal. Saya tinggal dengan nenek yang bekerja sebagai pelayan warung soto. Kalau dapat gaji pertama, ingin bisa dapat visa Engineering di Jepang. Setelahnya, menyisihkan uang untuk mengumrohkan nenek dan memperbaiki rumah di kampung," tuturnya.
Kisah Irfan menjadi bukti nyata bahwa program Kelas Jepang di SMKN Jateng tidak hanya memberikan kesempatan kerja di Jepang, tetapi juga memberikan harapan dan mengubah hidup bagi para siswanya. Kesuksesan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dan kerja keras dapat membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia.
Program ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah vokasi, pemerintah, dan perusahaan swasta dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di pasar kerja internasional. Semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah vokasi lainnya untuk menciptakan program serupa dan membuka peluang bagi lebih banyak lagi siswa Indonesia untuk meraih kesuksesan di kancah global.