Arus Lalu Lintas di Mengkreng Lancar, Polisi Imbau Tetap Waspada
Polres Kediri melaporkan arus lalu lintas di jalur Mengkreng saat ini lancar, meskipun sempat terjadi kemacetan pada hari sebelumnya; polisi mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mempertimbangkan jalur alternatif.
Arus lalu lintas di jalur lintas provinsi Jawa Timur-Jawa Tengah, tepatnya di Mengkreng, Kabupaten Kediri, terpantau lancar pada Rabu (2/4). Hal ini disampaikan oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri, Iptu Sujadi. Kecepatan kendaraan terpantau stabil, dan pengaturan lalu lintas berjalan normal tanpa rekayasa khusus. Kejadian ini berbeda dengan hari Selasa (1/3) yang mengalami kemacetan cukup signifikan.
Iptu Sujadi menjelaskan bahwa kemacetan di jalur Mengkreng biasanya terjadi sesaat ketika kereta api lewat. Namun, kemacetan tersebut bersifat sementara dan arus lalu lintas kembali normal setelah kereta api selesai melintas. "Untuk hari ini terpantau lancar. Arus lalu lintas cukup ramai, pengaturan biasa, tidak rekayasa lalu lintas," ungkap Iptu Sujadi di Kediri, Rabu.
Kondisi lalu lintas yang lancar pada Rabu ini berbanding terbalik dengan hari Selasa. Pada hari Selasa, kemacetan cukup parah sehingga polisi terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan. Kemacetan tersebut diduga disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang menuju tempat wisata atau mengunjungi keluarga.
Kondisi Lalu Lintas dan Imbauan Kepolisian
Selama periode arus mudik, Pos Mengkreng yang menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah terpantau aman tanpa adanya laporan kecelakaan. Namun, Iptu Sujadi tetap mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Pihak kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu.
Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi menyarankan masyarakat untuk mempertimbangkan jalur alternatif. Bagi pengendara dari arah Kediri menuju Surabaya, disarankan untuk melewati Kecamatan Pare dan menuju Jombang. Sebaliknya, dari Surabaya menuju Kediri, jalur alternatif melalui Jatipelem, Kabupaten Jombang, dapat digunakan. Jalur alternatif lain juga tersedia bagi pemudik yang menuju Kediri atau Nganjuk, yaitu melalui Sembung, Jombang, atau dari Mojoagung/Mojowarno menuju Pulorejo dan Jombok (perbatasan Kediri-Jombang).
Situasi di Exit Tol Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, juga relatif lebih lancar dibandingkan hari Selasa. Meskipun demikian, pengendara tetap diimbau untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari potensi kemacetan.
Antisipasi Kemacetan dan Jalur Alternatif
- Jalur Kediri - Surabaya: Lewat Kecamatan Pare, tembus ke Jombang.
- Jalur Surabaya - Kediri: Lewat Jatipelem, Kabupaten Jombang.
- Jalur Menuju Kediri/Nganjuk: Lewat Sembung, Jombang.
- Jalur dari Mojoagung/Mojowarno: Menuju Pulorejo, kemudian ke Jombok (perbatasan Kediri-Jombang).
Polisi memprediksi masyarakat akan menyebarkan waktu kepulangan mereka, sehingga diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama. Imbauan untuk menggunakan jalur alternatif bertujuan untuk mengurangi kepadatan di jalur Mengkreng dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik Lebaran.
"Ini libur panjang, masyarakat melakukan kegiatan balik bisa mengambil waktu, misalnya saat Sabtu, Minggu ramai, mereka mungkin Jumat atau Kamis-nya sehingga tidak terjadi penumpukan," tambah Iptu Sujadi. Dengan berbagai antisipasi dan imbauan ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman.