BPBD Agam Bersihkan Tujuh Titik Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kerahkan belasan petugas untuk membersihkan tujuh titik pohon tumbang pasca angin kencang dan hujan deras melanda Lubuk Basung.
Angin kencang disertai hujan deras yang melanda Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa sore (25/2), mengakibatkan tujuh titik pohon tumbang. BPBD Agam langsung bergerak cepat dengan mengerahkan belasan anggota satuan tugas (satgas) untuk membersihkan material pohon tumbang tersebut. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerusakan di beberapa lokasi, termasuk di sekolah dan rumah warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama Danda, menyatakan bahwa pembersihan material pohon tumbang dilakukan menggunakan mesin pemotong kayu. Proses pembersihan difokuskan pada lokasi-lokasi yang menghambat akses jalan dan menimbulkan kerusakan bangunan. "Pembersihan material pohon menggunakan mesin pemotong kayu," kata Ichwan.
Tujuh titik lokasi pohon tumbang tersebar di beberapa titik di Kecamatan Lubuk Basung. Kecepatan respon BPBD Agam dalam menangani kejadian ini patut diapresiasi, mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan oleh pohon tumbang, terutama bagi akses jalan dan keselamatan warga sekitar.
Titik-Titik Pohon Tumbang dan Kondisi Terkini
Beberapa lokasi yang terdampak pohon tumbang antara lain SMPN 1 Lubuk Basung dan Nagari Lubuk Basung, dimana material pohon sempat menghalangi akses jalan namun telah berhasil dibersihkan. Simpang Tiga Lubuk Basung dan Jorong Ampek Surabayo Nagari Lubuk Basung juga mengalami hal serupa, dengan material pohon tumbang menutup akses jalan, namun kini telah dibersihkan oleh tim BPBD.
Di SDIT Almadani dan Gor Rang Agam Jorong Ampek Surabayo Nagari Lubuk Basung, pohon tumbang mengenai pekarangan sekolah dan kantor. Beruntung, tidak ada kerusakan signifikan pada bangunan sekolah dan kantor tersebut. Tim BPBD juga telah menyelesaikan pembersihan di lokasi ini.
Sementara itu, di Simpang Ampek Tapi Jorong Ampek Surabayo Nagari Lubuk Basung, pohon tumbang mengenai pagar dan pekarangan rumah warga. Di Asrama Polres Agam, pohon tumbang mengenai pekarangan rumah dinas. Pembersihan di dua lokasi ini masih berlangsung.
Di Jorong Sangkir, Nagari Lubuk Basung, pohon tumbang sempat menutup akses jalan, namun telah dibersihkan. Namun, di lokasi yang sama, pohon tumbang juga menimpa rumah milik Damri (64), mengakibatkan kerusakan pada atap rumah tersebut.
Kerugian dan Keselamatan Warga
Ichwan Pratama Danda menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. "Tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang dampak dari curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang dan kerugian sedang didata," ujarnya. Proses pendataan kerugian material masih berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. BPBD Agam diharapkan dapat terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, termasuk dengan melakukan pemeliharaan rutin terhadap pohon-pohon di area rawan.
Kejadian ini juga menunjukkan respon cepat dan efektif dari BPBD Agam dalam menangani bencana alam. Dengan mengerahkan tim dan peralatan yang memadai, mereka berhasil membersihkan material pohon tumbang dan meminimalisir dampak yang lebih besar. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terhadap potensi bencana alam.