BPBD Lampung Selatan Bantu Bersihkan Rumah Warga Pascabanjir Jati Agung
BPBD Lampung Selatan membantu warga Desa Wai Hui, Kecamatan Jati Agung membersihkan rumah dari sisa lumpur pascabanjir bandang yang melanda 224 rumah di desanya.
Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat, 21 Februari 2023, telah mengakibatkan ratusan rumah warga terendam. Akibatnya, lumpur dan sedimen memenuhi rumah-rumah warga. BPBD Lampung Selatan bergerak cepat untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa banjir tersebut, khususnya di Desa Wai Hui, Kecamatan Jati Agung.
Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Ariswandi, memimpin langsung tim dalam upaya pembersihan ini. Mereka bekerja sama dengan warga setempat untuk membersihkan lumpur yang menumpuk di dalam rumah-rumah yang terdampak. Upaya ini difokuskan pada Desa Wai Hui, Kecamatan Jati Agung, yang menjadi salah satu wilayah terparah yang terdampak banjir.
"Iya, hari ini saya bersama tim dari BPBD Lampung Selatan mengunjungi lokasi dan membantu warga membersihkan rumah dari sisa-sisa lumpur yang terbawa arus banjir di Desa Wai Hui, Kecamatan Jati Agung," ujar Ariswandi di Kalianda, Senin, 24 Februari 2023. Kerja bakti ini melibatkan warga dan tim BPBD untuk membersihkan rumah-rumah yang terdampak dan mengalirkan air sisa banjir.
Pembersihan Rumah Warga Terdampak Banjir
Tim BPBD Lampung Selatan bekerja keras membersihkan lumpur dan sedimen yang menempel di dinding, lantai, dan perabotan rumah warga. Proses pembersihan ini membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar, mengingat banyaknya rumah yang terdampak. Ariswandi menekankan pentingnya sinergi antara BPBD dan warga dalam penanggulangan pascabencana ini.
Kerja sama ini terlihat dalam kerja bakti yang dilakukan. Warga dan tim BPBD bahu membahu membersihkan rumah-rumah mereka. Hal ini menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi di tengah musibah yang menimpa mereka. Pembersihan rumah menjadi langkah penting untuk mengembalikan kehidupan normal warga.
Meskipun banjir telah surut, dampaknya masih terasa bagi warga. Selain membersihkan rumah, warga juga harus memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat banjir. BPBD Lampung Selatan berkomitmen untuk terus memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak.
Jumlah Rumah Terdampak Banjir di Desa Wai Hui
Data sementara yang diperoleh dari BPBD Lampung Selatan menunjukkan bahwa di Desa Wai Hui, Kecamatan Jati Agung, terdapat 224 rumah yang terdampak banjir. Rinciannya adalah 31 rumah di RT 16 Dusun 4, 15 rumah di RT 11 Dusun 2, 153 rumah di RT 14 dan 14A Dusun 9, dan 25 rumah di RT 02 Dusun 1 yang mengalami kerusakan dapur akibat tanah longsor. Angka ini menunjukkan betapa besarnya dampak banjir yang terjadi.
Bencana alam ini tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat. Beberapa warga bahkan harus dievakuasi sementara waktu. Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak ekonomi dan sosial dari banjir ini cukup signifikan. Pemulihan pascabanjir membutuhkan waktu dan upaya yang terkoordinasi.
BPBD Lampung Selatan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang dibutuhkan warga. Selain Desa Wai Hui, beberapa desa lain di Kecamatan Jati Agung juga terdampak banjir. BPBD berkomitmen untuk memastikan warga dapat kembali pulih dan menjalankan aktivitas normal.
Dampak Banjir di Kabupaten Lampung Selatan
Secara keseluruhan, BPBD Lampung Selatan mencatat sebanyak 403 rumah warga di empat kecamatan terdampak banjir. Keempat kecamatan tersebut adalah Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, dan Katibung. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan meluapnya air sungai.
Hujan deras yang terjadi pada Jumat, 21 Februari 2023, menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di beberapa wilayah. Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Masyarakat dan pemerintah perlu bekerja sama untuk mengurangi risiko bencana dan mempersiapkan diri menghadapi dampaknya.
Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian alam. Dengan menjaga lingkungan, kita dapat mengurangi risiko bencana alam dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk ditinggali.
BPBD Lampung Selatan terus berupaya untuk membantu warga yang terdampak banjir. Bantuan berupa pembersihan rumah, evakuasi warga, dan bantuan logistik terus diberikan. Semoga warga yang terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.