Dishub Sumut Pastikan Keselamatan Mudik Lebaran 2025: Ratusan Kendaraan Umum Diuji Kelayakan
Dinas Perhubungan Sumut melakukan uji kelaikan ratusan kendaraan umum di berbagai terminal untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang mudik Lebaran 2025.
Medan, 25 Februari 2025 - Menyambut mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) gencar melakukan uji kelaikan ratusan kendaraan umum. Uji kelayakan ini melibatkan berbagai pihak, memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik selama perjalanan.
Kepala Dishub Sumut, Agustinus, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Uji kelaikan dilakukan secara serentak di sejumlah terminal di Sumatera Utara. "Ini kita lakukan secara serentak di sejumlah terminal di Sumut. Kita ingin memastikan kendaraan umum itu layak jalan," tegas Agustinus saat ditemui di Terminal Amplas, Medan, Selasa.
Langkah ini bukan hanya sekedar pemeriksaan rutin, melainkan upaya proaktif untuk mencegah kecelakaan dan memberikan rasa aman kepada para pemudik. Kerja sama antar instansi terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), Jasa Raharja, dan Dinas Kesehatan, menjadi kunci keberhasilan program ini.
Uji Kelayakan: Administrasi dan Teknis
Proses uji kelaikan yang dilakukan sangat komprehensif. Pemeriksaan meliputi aspek administrasi dan teknis. Dari sisi administrasi, petugas memeriksa kelengkapan dokumen seperti bukti lulus uji, izin operasional, SIM, dan STNK. Sementara itu, pengecekan teknis mencakup sistem penerangan kendaraan, sistem pengereman, kondisi ban, dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Setiap kendaraan yang dinyatakan laik jalan akan diberi tanda pengenal berupa stiker yang ditempelkan di kaca depan. Stiker tersebut dilengkapi dengan barcode yang dapat diakses masyarakat untuk memverifikasi kelaikan kendaraan tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan transparansi dan kemudahan bagi masyarakat dalam memilih moda transportasi yang aman.
Tidak hanya kendaraan, keselamatan pengemudi juga menjadi fokus utama. BNN turut serta dalam kegiatan ini dengan melakukan tes urine kepada para sopir dan kernet. Langkah ini memastikan bahwa pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh narkoba saat mengemudikan kendaraan.
Tahapan Uji Kelayakan dan Cakupan
Uji kelaikan kendaraan umum ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama berlangsung dari tanggal 25 hingga 27 Februari 2025. Tahap kedua dilaksanakan pada 22 hingga 24 Maret 2025, menjelang Lebaran. Tahap ketiga, yang fokus pada arus balik, dijadwalkan pada 5 hingga 7 April 2025.
Selain kendaraan darat, Dishub Sumut juga berkomitmen untuk memastikan keselamatan moda transportasi laut. Uji kelaikan kapal penyeberangan di Danau Toba akan dilakukan pada periode yang sama dengan tahap ketiga uji kelaikan kendaraan darat, yaitu 5-7 April 2025.
Dengan adanya uji kelaikan ini, diharapkan risiko kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Lebaran dan melakukan perjalanan mudik.
"Kami berharap dengan dilaksanakan uji kelaikan moda transportasi darat ini dapat menekan risiko kecelakaan serta memberikan rasa aman dan nyaman. Uji kelaikan ini juga mencakup kapal penyeberangan Danau Toba yang akan dilakukan pada 5-7 April 2025," tutup Agustinus.