Hujan Lebat Diprediksi Guyur Palembang Sepanjang Ramadhan 2025
BMKG Sumsel memprediksi hujan sedang hingga lebat akan melanda Palembang selama bulan Ramadhan 2025, imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem pun dikeluarkan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan prediksi cuaca untuk Kota Palembang selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 M. Prediksi tersebut menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat akan terjadi di wilayah tersebut. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Unit Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, pada Selasa lalu.
Pernyataan Sinta Andayani menegaskan, "Diperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama Ramadhan 2025." Prediksi ini disampaikan berdasarkan analisis data dan pengamatan BMKG terhadap dinamika atmosfer yang masih aktif. Hal ini penting diketahui oleh masyarakat Palembang agar dapat mempersiapkan diri menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut.
BMKG menjelaskan bahwa prediksi ini didasarkan pada beberapa faktor. Selain masih berada dalam periode musim hujan, aktivitas gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, serta Madden Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi aktif di fase 2 dan berpengaruh di wilayah Indonesia bagian barat pada akhir Maret 2025, turut berkontribusi pada potensi hujan lebat di Palembang.
Dinamika Atmosfer dan Prediksi Cuaca Ekstrem
Penjelasan lebih lanjut dari BMKG mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi cuaca di Palembang selama Ramadhan 2025 sangat penting untuk dipahami. Kondisi cuaca panas dan hujan yang terjadi secara bergantian disebabkan oleh proses kondensasi pada pertumbuhan awan hujan. Fenomena ini merupakan hal yang lumrah terjadi, namun intensitasnya perlu diwaspadai.
BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga musim pancaroba pada bulan April-Mei 2025. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat perubahan cuaca yang sangat cepat dan dinamis. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG.
Kepala Unit Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, menambahkan bahwa Palembang akan memasuki musim pancaroba pada periode April-Mei 2025. Namun, kondisi cuaca yang sangat dinamis mengharuskan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca secara berkala.
Imbauan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan
Mengingat potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi, BMKG mengimbau warga Palembang untuk meningkatkan kewaspadaan. Penting untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor. Persiapan diri dengan langkah-langkah antisipasi bencana sangat penting untuk meminimalisir kerugian dan dampak negatif yang mungkin terjadi. Informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah kesiapsiagaan dapat diperoleh dari instansi terkait.
BMKG menekankan pentingnya pemantauan informasi cuaca secara berkala. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang cepat dan dinamis, serta mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.
Kesimpulannya, prediksi hujan lebat di Palembang selama Ramadhan 2025 membutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari seluruh masyarakat. Penting untuk selalu mengikuti update informasi cuaca dari BMKG dan mengambil langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi potensi dampak negatif cuaca ekstrem.