Kecelakaan Lalu Lintas di Sigi Menurun Selama Lebaran 2025
Polres Sigi mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Tinombala 2025, hanya dua kasus dibandingkan lima kasus tahun sebelumnya.
Polres Sigi, Sulawesi Tengah, melaporkan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama libur Lebaran 2025. Dua kecelakaan terjadi selama Operasi Ketupat Tinombala 2025, yang berlangsung dari 26 Maret hingga 8 April, mengakibatkan satu luka berat dan tiga luka ringan. Penurunan ini mencolok dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat lima kasus kecelakaan. Keberhasilan ini dikaitkan dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas di Kabupaten Sigi.
Kasus kecelakaan lalu lintas yang menurun ini menjadi kabar baik bagi Kabupaten Sigi. Penurunan ini menunjukkan dampak positif dari upaya kepolisian dan kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Hal ini juga menunjukkan bahwa kampanye keselamatan berlalu lintas yang gencar telah membuahkan hasil yang signifikan.
"Alhamdulillah angka kecelakaan lalu lintas pada Operasi Ketupat Tinombala 2025 hanya terjadi dua kejadian laka lantas," ungkap Kasi Humas Polres Sigi Iptu Nuim Hayat di Desa Maku, Jumat. Ia menambahkan bahwa Polres Sigi berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memastikan keamanan selama periode libur Lebaran.
Kesadaran Masyarakat dan Peran Kepolisian
Iptu Nuim Hayat menjelaskan bahwa penurunan angka kecelakaan lalu lintas di Sigi tidak terlepas dari kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Lebih lanjut, Iptu Nuim menekankan peran aktif kepolisian dalam Operasi Ketupat Tinombala 2025. Seluruh personel, katanya, memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, termasuk pengawasan dan pengaturan lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
"Semua personel kepolisian di Polres Sigi ini yang terlibat dalam Operasi Ketupat Tinombala 2025 terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tegas Iptu Nuim. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Imbauan Kepada Masyarakat
Meskipun angka kecelakaan menurun, Iptu Nuim Hayat tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara. Keselamatan di jalan raya, katanya, merupakan tanggung jawab bersama.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara," pesannya. Imbauan ini penting untuk memastikan agar tren penurunan angka kecelakaan dapat dipertahankan.
Selain itu, Iptu Nuim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya selama periode libur Lebaran. Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
"Tentunya masyarakat di Kabupaten Sigi bisa menjaga kamtibmas tetap aman dan terkendali, serta bagi pemudik selalu menjaga keselamatan dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas," ujarnya.
Operasi Ketupat Tinombala 2025 yang berlangsung selama 14 hari, telah menunjukkan hasil yang positif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sigi. Hal ini menjadi bukti nyata dari sinergi antara kesadaran masyarakat dan kinerja kepolisian dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya selama periode libur Lebaran.