Kodim Polman dan PPL Jalin Sinergi Tingkatkan Produksi Padi
Kodim 1402 Polman, Sulawesi Barat, memperkuat kolaborasi dengan penyuluh pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan produksi padi hingga 173 ribu ton per tahun.
Kodim 1402 Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bekerjasama dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. Hal ini diungkapkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1402 Polman, Letkol (Czi) Sabar Chandra Gufta Panjaitan, di Polewali pada Jumat lalu. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan khususnya di daerah Polman.
Letkol Sabar Chandra menjelaskan bahwa seluruh personel TNI, baik di Koramil tingkat kecamatan maupun Babinsa di tingkat desa, diinstruksikan untuk bersinergi dengan PPL. Tujuannya adalah untuk mendampingi petani dan meningkatkan produktivitas padi. Kerja sama ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian swasembada pangan di Polman.
Sinergi ini dibangun melalui kolaborasi langsung antara personel TNI dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan petugas PPL. Mereka akan memberikan pendampingan dan pembinaan kepada petani, guna meningkatkan hasil panen. Program ini merupakan bagian penting dari komitmen Kodim Polman dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Meningkatkan Produktivitas Padi di Polman
Pembinaan dan pendampingan yang diberikan kepada petani meliputi berbagai aspek penting dalam budidaya padi. Petani akan mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan pupuk yang tepat, pemantauan kondisi tanaman, serta pemeliharaan yang optimal. Personel TNI dan PPL akan memastikan ketersediaan air dan pupuk bagi para petani.
Letkol Sabar Chandra menekankan pentingnya kesamaan persepsi antara TNI dan PPL dalam upaya meningkatkan produksi pertanian di Polman. Wilayah ini dikenal sebagai lumbung pangan di Sulawesi Barat, sehingga peningkatan produksi padi memiliki arti yang sangat penting bagi ketahanan pangan regional.
Dengan pendampingan yang intensif, diharapkan kualitas dan kuantitas hasil panen padi petani di Polman dapat meningkat. Saat ini, produksi padi di Polman mencapai 173 ribu ton per tahun. Targetnya, angka ini akan meningkat signifikan berkat sinergi antara Kodim Polman dan PPL.
Dukungan Terhadap Swasembada Pangan
Program pendampingan petani ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar terhadap program swasembada pangan nasional. Dengan peningkatan produksi padi di Polman, diharapkan daerah ini dapat mengalami surplus beras. Hal ini akan berkontribusi pada ketahanan pangan di tingkat nasional.
Kerja sama antara Kodim Polman dan PPL ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan instansi pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan. Komitmen bersama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Indonesia.
Melalui pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup petani. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Polman dan Sulawesi Barat.
Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi daerah lain di Indonesia untuk menerapkan model serupa dalam upaya meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada pangan.
Kesimpulan
Sinergi antara Kodim 1402 Polman dan PPL dalam meningkatkan produksi padi menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pendampingan dan pembinaan yang diberikan kepada petani diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, serta berkontribusi pada surplus beras di Kabupaten Polman.