KSAU Tanam Jagung di Kupang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tony Harjono tanam jagung di Lanud El Tari Kupang untuk dukung ketahanan pangan nasional.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tony Harjono, Selasa (25/2) lalu, memimpin penanaman bibit jagung di lahan seluas 14,1 hektare di Lanud El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah pusat dalam rangka ketahanan pangan.
Penanaman bibit jagung tersebut dilakukan di lahan seluas 14,1 hektare dari total lahan 18 hektare yang tersedia di Lanud El Tari. KSAU menjelaskan bahwa lahan tersebut merupakan bagian dari lahan seluas 18 hektare yang telah diberdayakan untuk pertanian, menghasilkan berbagai komoditas seperti jagung, cabai, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
"Lahan yang ada di Lanud El Tari ini 18 hektare dan yang sudah ditanami ini ada 14,1 hektare," jelas Marsekal TNI Mohamad Tony Harjono kepada para wartawan di lokasi penanaman. Inisiatif ini menunjukkan komitmen TNI AU tidak hanya menjaga pertahanan udara, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Ketahanan Pangan: Peran TNI AU
Marsekal Tony menjelaskan bahwa TNI AU berkomitmen untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Seluruh Lanud di Indonesia telah diinstruksikan untuk mengoptimalkan lahan tidur yang dimilikinya untuk kegiatan pertanian. Jenis tanaman yang ditanam disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing wilayah.
"Tentu saja yang ditanam disesuaikan dengan kondisi di wilayahnya, seperti di El Tari ini bisa menanam jagung dan cabai. Tetapi ada juga yang padi, jadi memang tidak semua sama," tambah KSAU. Di Lanud El Tari, jagung dan cabai dinilai cocok ditanam karena kondisi lahan yang tidak sesuai untuk padi.
Selain penanaman jagung dan cabai, kegiatan tersebut juga mencakup panen cabai dan penyerahan aset berupa tanah dari Pemerintah Kabupaten Lembata dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur kepada TNI AU. Hal ini semakin memperkuat komitmen TNI AU dalam mendukung program pemerintah.
Kerja Sama Antar Instansi
Kegiatan penanaman jagung ini tidak hanya melibatkan KSAU dan Danlanud El Tari Kupang, tetapi juga dihadiri oleh pemerintah daerah dan unsur Forkompimda, termasuk Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga. Kolaborasi antar instansi ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menandakan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan. Kerja sama yang solid antara TNI AU, pemerintah daerah, dan aparat keamanan diharapkan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi ketahanan pangan di wilayah NTT.
Dengan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal, diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga menjadi contoh nyata bagaimana institusi militer dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional.
Kesimpulan
Penanaman jagung di Lanud El Tari Kupang oleh KSAU merupakan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kerja sama yang baik antara TNI AU, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan program ini. Diharapkan, inisiatif ini dapat ditiru oleh Lanud lain di seluruh Indonesia untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat.