Labuan Bajo Optimistis: 4 Event KEN 2025 Pacu Pariwisata NTT
Empat event wisata unggulan NTT masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, diharapkan BPOLBF dapat mendongkrak kunjungan wisatawan dan perekonomian lokal.
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sangat optimis bahwa masuknya empat event wisata unggulan Nusa Tenggara Timur (NTT) ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di daerah tersebut. Keempat event tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF, Frans Teguh, di Labuan Bajo pada Rabu, 27 Februari.
Kementerian Pariwisata telah resmi merilis katalog KEN 2025 yang memuat 110 event wisata unggulan di seluruh Indonesia, termasuk empat event dari NTT. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/13/HK.01.02/MP/2025. Proses kurasi yang ketat telah dilakukan terhadap usulan dari 38 provinsi, memastikan hanya event-event terbaik yang terpilih untuk masuk dalam katalog tersebut. Frans Teguh menekankan bahwa KEN, yang telah memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, memiliki visi untuk menjadikan event-event wisata sebagai daya tarik utama pariwisata Indonesia di mata dunia.
Keempat event unggulan NTT yang masuk dalam KEN 2025 adalah Festival Lamaholot Lembata (Oktober), Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara Labuan Bajo, Wolobobo Ngada Festival, dan Festival Rote Malole (semuanya Agustus). BPOLBF berharap, masing-masing festival akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan penguatan ekonomi lokal. Selain itu, penyelenggaraan event-event ini juga merupakan upaya promosi potensi budaya dan pariwisata NTT yang kaya akan keunikannya. BPOLBF berkomitmen penuh untuk mendukung penyelenggaraan event-event ini secara berkualitas dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat setempat.
Event Unggulan NTT di KEN 2025: Pendorong Ekonomi Lokal
Keikutsertaan empat event wisata NTT dalam KEN 2025 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata daerah. Festival-festival yang dipilih mewakili beragam kekayaan budaya dan keindahan alam NTT. "Kami percaya penyelenggaraan event-event seperti ini akan memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata," ujar Frans Teguh. Hal ini menunjukkan komitmen BPOLBF dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Dengan masuknya event-event ini ke dalam KEN 2025, diharapkan akan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi NTT. Tidak hanya itu, penyelenggaraan event-event ini juga akan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya dan meningkatkan pendapatan mereka. Hal ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.
BPOLBF sendiri akan berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan event-event tersebut. Dukungan tersebut meliputi aspek perencanaan, promosi, dan logistik. Dengan adanya dukungan yang komprehensif dari BPOLBF, diharapkan penyelenggaraan event-event ini akan berjalan lancar dan sukses.
Lebih lanjut, BPOLBF juga akan fokus pada upaya melibatkan masyarakat lokal dalam penyelenggaraan event. Hal ini penting untuk memastikan bahwa manfaat dari event tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Harapan BPOLBF untuk Pariwisata NTT
BPOLBF berharap, dengan adanya empat event unggulan NTT di KEN 2025, akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan secara signifikan. Hal ini akan berdampak positif pada perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat. "BPOLBF akan terus berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan event berkualitas dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat," kata Frans Teguh. Komitmen ini menunjukkan keseriusan BPOLBF dalam mengembangkan sektor pariwisata di NTT.
Selain itu, BPOLBF juga akan terus berupaya untuk mempromosikan potensi wisata NTT kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Promosi yang dilakukan akan mencakup berbagai media, baik online maupun offline. Dengan promosi yang gencar, diharapkan akan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi NTT dan menikmati keindahan alam serta kekayaan budayanya.
Keberhasilan penyelenggaraan empat event wisata unggulan di NTT dalam KEN 2025 akan menjadi tolok ukur bagi pengembangan pariwisata di daerah tersebut ke depannya. BPOLBF optimistis bahwa event-event ini akan mampu meningkatkan daya saing pariwisata NTT di kancah nasional maupun internasional.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat setempat, diharapkan pariwisata NTT akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.
Melalui partisipasi aktif dalam KEN 2025, NTT berharap dapat memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budayanya kepada dunia, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.