Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Muara Teweh, Bantu Masyarakat Jelang Lebaran
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pasar murah di Muara Teweh untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran, sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi.
Muara Teweh, Kalimantan Tengah, 28 Maret 2024 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pasar murah di halaman Kantor Perum Bulog Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Pemprov Kalteng untuk pengendalian harga bahan pokok dan inflasi, dibuka secara virtual oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.
Pasar murah yang berlangsung Jumat ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Barito Utara, Muhlis; Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto; Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Agussalim Tuo; Ketua Komisi II DPRD, Taufik Nugraha; kepala perangkat daerah; dan masyarakat setempat yang antusias menyambut program ini. Kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, Rangga Lesmana, pasar murah ini menjangkau 1.432 desa di Kalimantan Tengah dan akan berlangsung sebelum dan sesudah Lebaran. Paket sembako yang ditawarkan seharga Rp128.500 per paket, namun masyarakat hanya perlu membayar Rp15.000 berkat subsidi Rp113.500 dari Pemprov Kalteng.
Pasar Murah Kalteng: Upaya Pengendalian Inflasi dan Penguatan Ekonomi Lokal
Rangga Lesmana menekankan komitmen Kalteng dalam pengendalian inflasi. "Sejak tahun 2024 hingga saat ini, Kalteng konsisten masuk dalam 10 besar provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik. Pertumbuhan ekonomi Kalteng pada akhir triwulan tahun 2024 mencapai 4,46 persen," ujarnya. Program pasar murah ini tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat, tetapi juga bagi petani dan distributor lokal.
Pemprov Kalteng memastikan sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan organisasi masyarakat untuk kelancaran program ini. Kualitas barang yang disalurkan juga dijamin. "Kami menjamin 100 persen kualitas barang. Jika ditemukan barang yang tidak layak, kami siap menggantinya," tegas Rangga.
Selain pasar murah, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng juga menjalankan program pembinaan 10.000 IKM (Industri Kecil dan Menengah) untuk meningkatkan kapasitas pelaku IKM dalam produksi, pemasaran, dan penjualan online.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Harapan Keberlanjutan Program
Penjabat Bupati Barito Utara, Muhlis, menyampaikan apresiasi atas program pasar murah ini. "Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalteng, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian, atas terselenggaranya pasar murah ini. Ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Lebaran," kata Muhlis. Ia berharap program ini berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.
Muhlis menambahkan, "Dengan kebijakan strategis dari Bapak Gubernur, kami optimis tren positif ini bisa terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng." Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.
Pasar murah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kalteng dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi, khususnya menjelang hari raya besar. Kerjasama yang baik antara Pemprov Kalteng, TNI, Polri, dan pemerintah daerah turut menjamin keberhasilan program ini dalam mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.