Polda Jambi Perkuat Pengamanan Perbatasan Cegah Peredaran Narkoba Selama Ramadhan
Polda Jambi meningkatkan keamanan di perbatasan untuk mencegah masuknya narkoba selama Ramadhan, terutama dari Riau dan Aceh, dengan bantuan masyarakat dan razia rutin.
Kepolisian Daerah (Polda) Jambi meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan di perbatasan Provinsi Jambi untuk mencegah peredaran narkotika, khususnya selama bulan Ramadhan. Langkah ini diambil sebagai respon terhadap potensi peningkatan penyelundupan narkoba melalui jalur-jalur perbatasan dan jaringan internasional.
Direktur Ditresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol. Ernesto Seiser, menyatakan kesiapannya dalam memimpin upaya pencegahan ini. Pihaknya akan fokus pada titik-titik rawan di perbatasan Jambi-Riau, sebagai jalur masuk yang potensial dari Medan dan Aceh. "Akan banyak razia di batas perjalanan itu," tegasnya.
Peningkatan keamanan ini bukan hanya di darat, tetapi juga mencakup jalur laut. Wilayah perairan di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur akan mendapatkan pengamanan ekstra untuk mencegah penyelundupan melalui laut.
Pemanfaatan Peran Masyarakat dan Razia Rutin
Kombes Pol. Ernesto Seiser menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba. Beliau menghimbau masyarakat untuk segera melapor melalui nomor pengaduan yang tersedia jika melihat aktivitas mencurigakan. "Potensi bantuan masyarakat di wilayah perbatasan untuk membantu Polri mencegah masuknya narkoba ke Jambi sangat besar," ujarnya. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan cepat, baik oleh Polda Jambi maupun Polres jajaran.
Razia rutin akan tetap dilakukan selama Ramadhan, termasuk di tempat-tempat yang menjadi target operasi. Polda Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayahnya.
Kerja sama yang erat antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan ini. Polda Jambi berharap dengan adanya peningkatan keamanan dan partisipasi aktif masyarakat, peredaran narkoba di Jambi dapat ditekan.
Pengungkapan Kasus Narkoba Jaringan Internasional
Sebagai bukti keseriusan dalam memberantas peredaran narkoba, Polda Jambi baru-baru ini berhasil mengungkap kasus peredaran 12 kilogram sabu yang berasal dari jaringan internasional. Tiga tersangka, M, AY, dan IW, yang berperan sebagai kurir, telah ditangkap. Ketiganya diduga kuat terlibat dalam jaringan internasional dan menyelundupkan narkoba melalui Tembilahan, Riau.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengamanan perbatasan yang ketat. Polda Jambi akan terus berupaya meningkatkan kemampuan dan koordinasi untuk mencegah masuknya narkoba ke wilayah Jambi melalui berbagai jalur, baik darat maupun laut.
Polda Jambi juga akan meningkatkan kerjasama dengan instansi terkait dan pihak-pihak lain untuk memperkuat sistem pencegahan dan penindakan peredaran narkoba. Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari ancaman narkoba bagi masyarakat Jambi.
Dengan adanya peningkatan keamanan di perbatasan dan peran aktif masyarakat, diharapkan peredaran narkoba di Jambi dapat diminimalisir. Polda Jambi berkomitmen untuk terus berupaya memberantas peredaran narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.