Polres Agam Antisipasi Kemacetan di Kelok 44 Saat Mudik Lebaran 2025
Polres Agam menyiapkan berbagai langkah antisipasi kemacetan di Kelok 44 selama arus mudik Lebaran 2025, termasuk memasang spanduk imbauan dan menyiapkan mobil derek serta alat berat.
Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat, bersiap menghadapi potensi kemacetan di jalur Kelok 44 selama periode mudik dan balik Lebaran 1446 Hijriah atau tahun 2025. Antisipasi ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan para pemudik yang melintasi jalur tersebut. Langkah-langkah konkret telah disiapkan untuk meminimalisir risiko kemacetan dan kecelakaan.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak Polres Agam untuk mengantisipasi hal tersebut. AKP Irawadi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Agam, menyatakan bahwa pihaknya telah memasang spanduk imbauan di sepanjang jalur Kelok 44. Imbauan tersebut berisi pesan keselamatan dan ajakan kepada para pengendara untuk berhati-hati, terutama saat melewati jalur yang berkelok dan menanjak tersebut. Selain itu, Polres Agam juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempersiapkan berbagai keperluan lainnya.
Jalur Kelok 44 memang dikenal rawan macet dan kecelakaan. Kondisi jalan yang berkelok-kelok, sempit, dan menanjak, ditambah dengan peningkatan volume kendaraan saat musim mudik, menjadi faktor utama penyebabnya. Oleh karena itu, langkah antisipasi yang komprehensif sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik.
Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan di Kelok 44
Sebagai langkah antisipasi, Polres Agam telah memasang spanduk imbauan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di sepanjang jalur Kelok 44. Imbauan tersebut berisi pesan-pesan keselamatan, seperti himbauan untuk berhati-hati, tidak mendahului di tempat yang tidak seharusnya, dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan mudik.
Selain memasang spanduk imbauan, Polres Agam juga telah menyiapkan mobil derek dan alat berat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. Mobil derek disiapkan untuk mengevakuasi kendaraan yang mengalami kerusakan atau mogok di tengah jalan, sementara alat berat disiapkan untuk membersihkan material longsor yang mungkin terjadi. Kerja sama dengan Dinas Perhubungan Agam dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam juga telah terjalin dengan baik untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Sebagai bagian dari upaya meminimalisir kemacetan, Polres Agam juga telah mengeluarkan imbauan kepada kendaraan angkutan barang, khususnya yang tidak mengangkut sembilan bahan pokok dan bahan bakar minyak, untuk tidak beroperasi pada periode 24 Maret hingga 8 April 2025. Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Kelok 44 selama masa mudik Lebaran.
Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran 2025
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik, Polres Agam mengerahkan sebanyak 150 personel selama Operasi Ketupat Singgalang 2025. Personel tersebut akan ditempatkan di enam pos yang telah disiapkan, tiga pos pengamanan dan tiga pos pelayanan. Pos pengamanan didirikan di Simpang Gudang, Simpang Maninjau, dan Simpang Matur, sedangkan pos pelayanan berada di Pasar Lama Lubuk Basung, Maninjau, dan Matur. Kehadiran pos-pos tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Pos-pos pengamanan dan pelayanan tersebut akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Petugas di pos tersebut akan memberikan bantuan kepada para pemudik yang membutuhkan, seperti informasi jalur, pertolongan pertama pada kecelakaan, dan pengamanan barang bawaan. Keberadaan pos-pos ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan lancar.
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 di jalur Kelok 44 dapat berjalan lancar dan aman. Kerja sama antara Polres Agam dengan instansi terkait dan kesadaran masyarakat untuk mentaati peraturan lalu lintas sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut. Semoga semua pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan lancar.