Polres Garut Fasilitasi Mudik Gratis 150 Warga Jelang Lebaran 2025
Kepolisian Resor Garut memberangkatkan 150 warga untuk mudik gratis ke Jawa Tengah, Yogyakarta, Cirebon, dan Indramayu menjelang Lebaran 2025, sebagai upaya mengurangi kemacetan lalu lintas.
Kepolisian Resor (Polres) Garut memberangkatkan 150 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk program mudik gratis Lebaran 2025. Pemberangkatan dilakukan pada Rabu, 26 Maret 2025, dari Markas Polres Garut menuju dua wilayah tujuan: daerah selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta, serta daerah utara meliputi Cirebon dan sekitarnya. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dan pemerintah untuk mengurangi kemacetan dan volume kendaraan di jalur mudik.
Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, secara langsung melepas keberangkatan para pemudik. "Hari ini kami rilis, kami lepas sekitar 150 pemudik dengan kedua tujuan menggunakan tiga bus," ujar AKBP Mochamad Fajar. Keberangkatan 150 pemudik ini menggunakan tiga bus yang telah disiapkan oleh pihak Polres Garut.
Pendaftaran program mudik gratis ini dibuka untuk masyarakat umum di Garut yang ingin pulang kampung saat Lebaran. Sebanyak 150 pendaftar memenuhi kuota yang tersedia. Polres Garut menyatakan kesiapan untuk menambah jumlah bus jika jumlah pendaftar melebihi kapasitas yang ada di tahun-tahun mendatang.
Rute dan Rencana Ke Depan
AKBP Mochamad Fajar menjelaskan bahwa program mudik gratis ini memiliki dua rute utama. Rute pertama menuju wilayah timur, meliputi Cilacap, Solo (Surakarta), Kebumen, Klaten, dan Yogyakarta. Rute kedua mengarah ke wilayah utara, dengan tujuan Cirebon dan Indramayu. Untuk tahun ini, program difokuskan pada pemberangkatan saja. Namun, Polres Garut berencana untuk menyediakan layanan pemulangan pada tahun depan dengan titik kumpul yang akan ditentukan kemudian.
Program ini merupakan bagian dari strategi Polri dan pemerintah dalam mengantisipasi kemacetan lalu lintas selama arus mudik Lebaran. Dengan mengangkut banyak pemudik menggunakan bus, diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya. Hal ini sejalan dengan Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang bertujuan untuk menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.
Pemilihan moda transportasi bus dalam program mudik gratis ini dinilai efektif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya, terutama pada puncak arus mudik. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran arus mudik dan mengurangi potensi kemacetan.
Harapan dan Dampak Positif
AKBP Mochamad Fajar berharap program mudik gratis ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Garut. Selain itu, ia juga berharap program ini dapat mendukung kelancaran Operasi Ketupat Lodaya 2025. "Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat, terutama nanti bisa membantu kepolisian dalam melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya sehingga mengurangi kendaraan pribadi dan kemacetan," harapnya. Program ini menunjukkan komitmen Polres Garut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi momen mudik Lebaran.
Program mudik gratis ini tidak hanya sekadar layanan transportasi, tetapi juga bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Dengan mengurangi beban biaya transportasi, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman. Keberhasilan program ini juga akan menjadi tolak ukur bagi pengembangan program serupa di tahun-tahun mendatang.
Secara keseluruhan, program mudik gratis yang diinisiasi oleh Polres Garut ini merupakan langkah positif dalam upaya menciptakan keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Semoga program ini dapat terus ditingkatkan dan diperluas cakupannya di masa mendatang.