Strategi 4K Pemprov Bengkulu Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadhan 2025
Pemerintah Provinsi Bengkulu menerapkan strategi 4K (Keterjangkauan, Ketersediaan, Kelancaran Distribusi, Komunikasi Efektif) untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025.
Bengkulu, 26 Februari 2025 - Menjelang datangnya Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah proaktif untuk memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga. Strategi 4K, singkatan dari keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif, diimplementasikan untuk mengendalikan inflasi dan melindungi masyarakat dari beban kenaikan harga kebutuhan pokok. Inisiatif ini diumumkan oleh Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Haryadi, dan dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana.
Penerapan strategi 4K ini merupakan respon terhadap potensi kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyadari pentingnya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, strategi ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul, mulai dari kelangkaan hingga distribusi yang tidak merata.
Langkah-langkah konkret yang dilakukan meliputi pemantauan ketat terhadap stok dan harga bahan pangan secara berkala, antisipasi dini terhadap potensi gejolak pasokan dan harga, pengawasan distribusi pangan, serta peningkatan kerja sama antar daerah, khususnya untuk wilayah yang berpotensi mengalami defisit pangan atau lonjakan harga. Operasi pasar besar-besaran juga direncanakan sebagai upaya untuk memastikan harga tetap terkendali dan terjangkau.
Implementasi Strategi 4K: Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Wahyu Yuwana dari Bank Indonesia Bengkulu menjelaskan lebih detail mengenai implementasi strategi 4K. Pertama, pendataan stok dan harga bahan pangan dilakukan secara berkala oleh pemerintah daerah dan pihak terkait. Kedua, langkah preventif diambil untuk mengantisipasi potensi gejolak pasokan dan harga. Ketiga, pengawasan dan pemantauan distribusi pangan diperketat untuk mencegah penyimpangan. Terakhir, kerja sama antar daerah diperkuat, terutama untuk daerah yang berpotensi mengalami defisit pangan atau kenaikan harga signifikan. "Kami berharap harga bahan pokok selama Ramadhan tetap stabil, bahkan lebih rendah dari tahun sebelumnya," ujar Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menekankan pentingnya keseimbangan harga yang menguntungkan semua pihak. "Tugas pemerintah adalah memastikan semua pihak tersenyum, petani dan peternak mendapatkan harga yang layak, konsumen tidak terbebani, dan pengusaha tetap mendapat keuntungan," tambahnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga bagi konsumen, tetapi juga untuk memastikan kesejahteraan para produsen.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah memulai menggelar pasar murah sejak pertengahan Februari 2025. Langkah ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok dan memastikan ketersediaannya bagi masyarakat sebelum Ramadhan dan Idul Fitri tiba. Pasar murah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat dan meringankan beban ekonomi mereka.
Dukungan Multipihak untuk Keberhasilan Strategi 4K
Keberhasilan strategi 4K ini sangat bergantung pada dukungan dari berbagai pihak. Kerja sama yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan efektivitas program ini. Transparansi informasi dan komunikasi yang efektif juga berperan krusial dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan keberhasilan program pengendalian inflasi.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap strategi 4K ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan serupa. Dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, diharapkan stabilitas harga pangan dapat terjaga, dan masyarakat dapat merayakan Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir dengan beban ekonomi yang tinggi.
Selain pasar murah, pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi strategi 4K. Langkah-langkah adaptasi dan penyesuaian akan dilakukan jika diperlukan untuk memastikan program ini tetap efektif dan relevan dalam menghadapi dinamika pasar.
Dengan komitmen dan kerja keras semua pihak, diharapkan strategi 4K ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Bengkulu dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025.