Wagub Rano Tinjau Program Sarapan Gratis untuk Balita dan Ibu Hamil di Jakarta Pusat
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau program sarapan gratis bergizi bagi balita dan ibu hamil di Jakarta Pusat dalam rangka Hari Gizi Nasional, menekankan perbedaannya dengan program MBG Presiden.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan peninjauan terhadap program pemberian sarapan bergizi gratis bagi balita dan ibu hamil di Jakarta Pusat pada Rabu, 26 Februari 2024. Peninjauan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional. Program ini menyediakan sarapan bergizi dan susu gratis untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan balita di wilayah tersebut. Rano Karno menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan asupan nutrisi penting bagi kelompok rentan ini.
Dalam kunjungannya, Rano Karno menekankan pentingnya program sarapan bergizi gratis ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak dan ibu hamil. Ia menyatakan, "Hari ini kan memang Hari Gizi Nasional. Dalam konteks itu makanya kita mulai program sarapan bergizi. Ini memang karena tugas nasional." Program ini difokuskan untuk memberikan dukungan gizi bagi ibu hamil dan balita, mengingat pentingnya nutrisi bagi perkembangan janin dan pertumbuhan anak.
Rano Karno juga menjelaskan perbedaan program sarapan gratis ini dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh Presiden. Ia menegaskan, "Beda (MBG) dengan sarapan yang buat anak sekolah." Perbedaan ini terletak pada sasaran penerima manfaat, jenis makanan yang diberikan, serta pengelola program. Program sarapan gratis ini lebih spesifik menargetkan ibu hamil dan balita, dengan jenis makanan dan susu yang berbeda dengan program MBG yang ditujukan untuk anak sekolah.
Program Sarapan Bergizi: Mendukung Kesehatan Ibu Hamil dan Balita
Program sarapan gratis ini menyediakan tidak hanya makanan bergizi, tetapi juga susu gratis untuk ibu hamil dan balita. Rano Karno menilai bahwa konsumsi susu sangat penting bagi perkembangan anak dan kesehatan ibu hamil. "Karena belum tentu, maaf, mungkin nggak semua keluarga kita anak-anaknya bisa (minum) susu. Tapi karakter anak zaman sekarang nggak pada suka susu. Itu yang harus kita latih," ujarnya. Susu yang disediakan dalam program ini berupa susu hangat, berbeda dengan susu kemasan yang mungkin diberikan dalam program lain.
Pemilihan susu hangat sebagai bagian dari program ini menunjukkan perhatian terhadap kualitas dan kemudahan konsumsi bagi para penerima manfaat. Hal ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa nutrisi yang diberikan mudah diakses dan dikonsumsi oleh ibu hamil dan balita. Selain itu, pengelolaan program sarapan gratis ini dilakukan oleh kantin sekolah, berbeda dengan pengelolaan Program MBG.
Dengan melibatkan kantin sekolah, diharapkan program ini dapat terintegrasi dengan baik dengan lingkungan sekolah dan memudahkan akses bagi para penerima manfaat. Selain itu, keterlibatan kantin sekolah juga dapat membantu meningkatkan perekonomian lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Terbuka untuk Saran Masyarakat
Rano Karno, yang juga dikenal sebagai Bang Doel, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta senantiasa terbuka terhadap saran dan masukan dari masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas program dan memastikan program ini berjalan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Terbukanya Pemprov DKI Jakarta terhadap saran masyarakat menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program. Masukan dari masyarakat akan sangat berharga untuk melakukan evaluasi dan perbaikan program, sehingga program sarapan gratis ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat yang optimal bagi ibu hamil dan balita di Jakarta Pusat.
Secara keseluruhan, program sarapan gratis ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kesehatan dan gizi ibu hamil dan balita di Jakarta Pusat. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan keterlibatan masyarakat, diharapkan program ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus bangsa.