PNM Liga Nusantara: Menginventarisasi Bakat Muda Sepak Bola Indonesia
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Liga Nusantara menginventarisasi bibit pesepak bola muda berbakat dari keluarga nasabah, sekaligus mendorong pengembangan sepak bola nasional.
Jakarta, 28 Februari 2024 - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar Liga Nusantara sebagai upaya pengembangan olahraga di Indonesia, khususnya sepak bola. Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan bahwa ajang ini bertujuan untuk menemukan dan mendata bibit-bibit pesepak bola muda Tanah Air yang berpotensi. Keikutsertaan anak-anak dari nasabah PNM Mekaar dalam liga ini menjadi salah satu alasan utama inisiatif tersebut.
Banyaknya pemain dari keluarga nasabah PNM Mekaar yang berlaga di PNM Liga Nusantara 2024/2025 menjadi pemicu utama program ini. PNM Mekaar sendiri merupakan layanan permodalan berbasis kelompok untuk pelaku usaha perempuan prasejahtera. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan erat antara program pemberdayaan ekonomi dan pengembangan bakat olahraga di Indonesia.
"Setelah melihat ternyata pemain-pemain ini banyak dari keluarga nasabah, kenapa tidak kami mulai menginventarisasi bibit-bibit (pesepak bola Indonesia) dari bawah," jelas Arief Mulyadi saat ditemui usai pertandingan final PNM Liga Nusantara 2024/2025 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten.
Mencari Talenta Muda di Liga Nusantara
Arief Mulyadi menekankan bahwa PNM mendukung penuh Liga Nusantara karena sepak bola merupakan olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, termasuk nasabah PNM. Kehadiran anak-anak nasabah PNM Mekaar di berbagai klub peserta liga, termasuk finalis Sumut United FC dan Tornado FC Pekanbaru, semakin memperkuat alasan tersebut.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa terdapat empat pemain inti Sumut United FC dan dua pemain Tornado FC Pekanbaru yang merupakan anak dari nasabah PNM. "Ini membuktikan bahwa kami tidak salah terlibat dalam event ini dan ini memang olahraga yang paling dekat dengan masyarakat," tegas Arief.
Partisipasi PNM dalam Liga Nusantara bukan hanya sebatas pencarian bakat. PNM juga aktif membantu pengembangan sepak bola nasional dengan mendorong klub-klub untuk naik kelas ke Pegadaian Liga 2. Komitmen PNM terhadap pembinaan atlet muda juga terlihat dari pemberian beasiswa sekolah sepak bola selama satu tahun kepada sejumlah anak nasabah PNM Mekaar.
Kontribusi PNM untuk Pembinaan Sepak Bola Indonesia
Program beasiswa sekolah sepak bola merupakan bentuk apresiasi PNM kepada para nasabah yang telah setia bermitra. "Ini bagian dari imbal balik kami kepada nasabah yang juga sudah setia bermitra dengan kami. Harapan kami ada nilai tambah atas partisipasi kami ini untuk pengembangan olahraga sepak bola dan olahraga lainnya," tambah Arief Mulyadi.
Dengan menginventarisasi bakat muda, memberikan dukungan finansial kepada klub, dan menyediakan beasiswa sekolah sepak bola, PNM menunjukkan komitmennya yang kuat dalam memajukan sepak bola Indonesia dari akar rumput. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Melalui PNM Liga Nusantara, PNM tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai katalis dalam pengembangan olahraga dan pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah perusahaan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa melalui program-program yang terintegrasi dan berdampak luas.
Ke depannya, diharapkan lebih banyak perusahaan swasta yang tergerak untuk turut serta dalam upaya pengembangan olahraga di Indonesia, khususnya sepak bola, demi mencetak generasi penerus yang berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.