130 Mahasiswa Unri Terima Bantuan UKT dari Zakat Baznas Riau
Sebanyak 130 mahasiswa Universitas Riau (Unri) menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai Rp178.762.500 dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unri dan Baznas Riau untuk semester genap 2024/2025, membantu meringankan beban ekonomi dan meningkatkan kualit

Universitas Riau (Unri) kembali memberikan kabar gembira bagi 130 mahasiswanya. Pada Kamis pekan lalu, mereka menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai total Rp178.762.500. Bantuan ini merupakan hasil kerjasama antara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unri dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Pekanbaru dan menjadi bukti nyata peran zakat dalam peningkatan akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.
Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan, memberikan apresiasi tinggi kepada UPZ Unri atas pengelolaan zakat yang efektif dan efisien. "Hampir setiap semester mereka menyalurkan bantuan pendidikan berupa pembayaran UKT mahasiswa kurang mampu," ujar Masriadi Hasan. Hal ini menunjukkan komitmen UPZ Unri dalam mendistribusikan zakat kepada yang berhak, salah satunya untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa yang membutuhkan.
Penyaluran zakat ini sejalan dengan prinsip keagamaan Islam, di mana zakat diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Bantuan pendidikan termasuk salah satu bentuk penyaluran zakat yang sangat tepat sasaran, mengingat tingginya biaya pendidikan di perguruan tinggi. Program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk fokus pada studi mereka tanpa harus terbebani masalah ekonomi.
Bantuan UKT: Kolaborasi UPZ Unri dan Baznas Riau
Bantuan UKT yang diberikan langsung oleh Masriadi Hasan kepada Rektor Unri, Prof. Sri Indarti, merupakan wujud nyata dari sinergi antara UPZ Unri dan Baznas Riau. Rektor Unri menyampaikan terima kasih atas dukungan Baznas Riau yang konsisten dalam memberikan bantuan UKT setiap semester. Hal ini menunjukkan kepedulian Baznas Riau terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Riau.
Prof. Sri Indarti juga menekankan pentingnya pemberdayaan zakat dalam program pendidikan. "Dengan adanya pemberdayaan zakat pada program pendidikan, maka secara tidak langsung pemberi zakat (muzakki) ikut dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas SDM, serta dengan mengeluarkan zakat maka akan memberikan keberkahan terhadap harta kita," jelasnya. Beliau juga mengapresiasi kerja keras UPZ Unri dalam mengelola dan mendistribusikan zakat dengan penuh tanggung jawab.
Rektor Unri berharap sosialisasi dan informasi terkait zakat di lingkungan kampus dapat ditingkatkan agar jumlah zakat yang terkumpul semakin meningkat. Semakin banyak zakat yang terkumpul, maka semakin banyak pula mahasiswa yang dapat dibantu untuk menyelesaikan pendidikannya.
Penyaluran Zakat untuk Semester Genap 2024/2025
Ketua UPZ Unri, Padil, menjelaskan bahwa bantuan UKT yang diberikan ini diperuntukkan bagi mahasiswa Unri pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Kerjasama yang baik antara UPZ Unri dan Baznas Riau menjadi kunci keberhasilan program ini. Program ini tidak hanya membantu mahasiswa secara finansial, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus berprestasi dalam pendidikan.
Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi mahasiswa dan memungkinkan mereka untuk fokus pada studi mereka. Dengan demikian, bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak positif jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Keberhasilan program ini menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat digunakan untuk meningkatkan akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Semoga kerjasama antara UPZ Unri dan Baznas Riau dapat terus berlanjut dan semakin banyak mahasiswa yang dapat menerima manfaat dari program ini di masa mendatang.
Program bantuan UKT ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terhambat oleh kendala ekonomi.