40.6 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali Arah Jakarta Selama Arus Balik Lebaran
Lonjakan signifikan terjadi pada arus balik Lebaran di Tol Cipali, dengan 40.6 ribu kendaraan melintas dari Cirebon menuju Jakarta pada Sabtu pagi, meningkat 53 persen dari hari sebelumnya.

Arus balik Lebaran 2024 di Tol Cipali mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 40.600 kendaraan tercatat melintasi ruas tol dari Cirebon menuju Jakarta pada Sabtu, 5 April 2024, antara pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB. Hal ini menunjukkan peningkatan sekitar 53 persen dibandingkan volume lalu lintas pada jam yang sama di hari sebelumnya. Peningkatan ini terjadi karena banyak pemudik yang kembali ke Jakarta setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Berdasarkan data dari pengelola jalan Tol Cipali, rata-rata 4.500 kendaraan melintas per jamnya di ruas Tol Cipali. Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, menyampaikan informasi ini dari Subang pada Sabtu pagi. Pihak pengelola terus memantau dan mengantisipasi kepadatan lalu lintas guna memastikan kelancaran arus balik Lebaran.
Rekayasa lalu lintas berupa sistem "one way" masih diterapkan di ruas Tol Cipali dari KM 188 hingga KM 72. Meskipun demikian, arus lalu lintas terpantau cukup lancar. Astra Tol Cipali mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak berhenti di bahu jalan demi keselamatan bersama dan mencegah perlambatan arus.
Rekayasa Lalu Lintas di Tol Cipali dan Jakarta-Cikampek
Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, khususnya di ruas Tol Jakarta-Cikampek, pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow. Hal ini diungkapkan oleh Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol. Penerapan contraflow dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di jalan tol yang padat.
Lebih rinci, contraflow diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Pada pukul 22.30 WIB, contraflow satu lajur diberlakukan dari KM 70 hingga KM 36 arah Jakarta. Kemudian, contraflow diperluas menjadi dua lajur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
PT Jasamarga Transjawa Tol mengimbau para pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan. Persiapan sebelum perjalanan sangat penting, termasuk memastikan kondisi kendaraan prima, kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik yang cukup, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.
Berikut poin-poin penting terkait arus balik Lebaran di Tol Cipali dan Jakarta-Cikampek:
- Peningkatan signifikan volume kendaraan di Tol Cipali arah Jakarta (53 persen).
- Rata-rata 4.500 kendaraan melintas per jam di Tol Cipali.
- Penerapan sistem "one way" di Tol Cipali.
- Penerapan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai kepadatan.
- Imbauan kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas.
Dengan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan pada arus balik Lebaran ini, diharapkan para pemudik dapat lebih mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Kerjasama antara pengguna jalan dan pihak pengelola jalan tol sangat penting untuk menciptakan perjalanan yang aman dan lancar.