Antusiasme Warga Padati Gelar Griya Lebaran Gubernur Khofifah: Silaturahmi dan Dampak Positif Ekonomi
Ribuan warga Jawa Timur antusias menghadiri gelar griya Lebaran Gubernur Khofifah selama tiga hari, mempererat silaturahmi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Surabaya, 2 April 2025 - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar open house atau gelar griya Lebaran 1446 H selama tiga hari di Gedung Negara Grahadi dan kediaman pribadinya. Ribuan warga Jawa Timur dari berbagai kalangan hadir untuk bersilaturahmi dengan orang nomor satu di provinsi tersebut. Kegiatan ini berlangsung sukses, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Antusiasme warga terlihat jelas sejak hari pertama hingga hari terakhir acara. Banyak warga yang rela mengantre sejak pagi untuk dapat bertemu dan bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah. Bahkan setelah acara resmi berakhir, masih banyak warga yang datang untuk bersilaturahim, menunjukkan keakraban dan kehangatan hubungan antara pemimpin dan masyarakat Jawa Timur.
Gelar griya Lebaran ini bukan hanya sekadar acara silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Gubernur Khofifah dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran ribuan warga menjadi bukti nyata apresiasi masyarakat terhadap kepemimpinan Khofifah dan kesuksesan acara ini.
Silaturahmi dan Keakraban di Tengah Masyarakat
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas antusiasme warga yang luar biasa. "Alhamdulillah, selama tiga hari ini kami telah menggelar open house halal bihalal bersama masyarakat di Grahadi dan kediaman kami. Ribuan warga dari berbagai kalangan datang untuk bersilaturahim. Banyak yang sudah antre sejak pagi, sehingga kami berusaha untuk memberikan kenyamanan bagi mereka," ujar Khofifah di Surabaya, Rabu.
Meskipun acara resmi telah berakhir pada pukul 12.00 WIB, antusiasme warga tetap tinggi. Khofifah mengungkapkan bahwa momen ini meninggalkan kesan mendalam baginya. Ia berharap dapat terus menjalin silaturahmi dengan lebih banyak warga di berbagai kesempatan mendatang.
"Hari terakhir ini memiliki kesan bittersweet. Saya menyadari tidak semua orang bisa hadir dan bertemu langsung. Namun, saya berharap hubungan emosional antara saya dan masyarakat tetap terjalin meskipun dari kejauhan," katanya. Khofifah berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Dampak Positif bagi Perekonomian Lokal
Gelar griya Lebaran tak hanya memberikan dampak positif secara sosial, tetapi juga secara ekonomi. Para pedagang di sekitar kediaman Gubernur Khofifah merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan selama tiga hari penyelenggaraan acara tersebut. Salah satu pedagang bakso, Sugeng, misalnya, mengaku penjualannya meningkat drastis.
"Biasanya saya berjualan hingga malam dengan penjualan sekitar 150 hingga 200 porsi. Namun, sejak ada kegiatan ini, dagangan saya habis sebelum siang dengan jumlah penjualan mencapai 300 porsi," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Warga pun turut merasakan manfaat dari acara ini. Rahayu, warga Kelurahan Mulyorejo, misalnya, mengaku sangat bahagia bisa bertemu langsung dan bersilaturahmi dengan Gubernur Khofifah. Ia bahkan berencana mengunggah foto bersama Gubernur Khofifah di media sosial, sebagai kenang-kenangan.
"Terima kasih kepada Ibu Khofifah. Saya dan rombongan sangat bersyukur bisa bersilaturahim secara langsung. Ibu sangat ramah. Tadi kami juga sempat berfoto bersama, dan rencananya akan saya unggah di media sosial," ujarnya.
Gelar griya Lebaran Gubernur Khofifah tahun ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah acara dapat mempererat silaturahmi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, baik secara sosial maupun ekonomi. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang.