{{caption}}
24 Reptil dari Jakarta

BKSDA Maluku menerima 24 reptil dari Jakarta untuk upaya pelestarian satwa liar dan rehabilitasi, meliputi 13 kadal panana dan 11 kura-kura Ambon.

{{caption}}
BKSDA Kaltim Optimalkan Perawatan Badak Pahu Terancam Punah

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) melakukan pengecekan rutin dan memberikan nutrisi optimal untuk menjaga kesehatan badak pahu di Suaka Badak Kelian, Kutai Barat.

{{caption}}
BKSDA Papua Bidik 50 Kelompok Usaha HHBK di 2025 untuk Kurangi Ketergantungan Kayu

BKSDA Papua berencana mengembangkan 50 kelompok usaha Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) pada 2025 untuk mengurangi eksploitasi hutan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

{{caption}}
BKSDA Kaltim Selamatkan 37 Orangutan hingga Februari 2025

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur telah menyelamatkan 37 orangutan hingga Februari 2025 melalui berbagai upaya penanganan konflik, penyelamatan habitat, dan rehabilitasi.

{{caption}}
BKSDA Jambi Kaji Penambahan Harimau Sumatra di Taman Rimba

BKSDA Jambi sedang mengkaji usulan penambahan harimau Sumatra di Taman Rimba, mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan perawatan satwa, bukan karena kondisi harimau yang viral.

{{caption}}
Kepiting Kenari: Satwa Dilindungi di Maluku, Ancaman & Upaya Konservasi

BKSDA Maluku menegaskan Kepiting Kenari sebagai satwa dilindungi, menjelaskan ancaman kepunahannya, dan menguraikan upaya konservasi yang dilakukan untuk melindungi spesies unik ini.

{{caption}}
Kalteng Usul Ujung Pandaran-Tanjung Cemeti Jadi Kawasan Konservasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengupayakan penetapan Ujung Pandaran dan Tanjung Cemeti sebagai kawasan konservasi taman pesisir untuk melindungi ekosistem dan biota laut, serta memberdayakan masyarakat setempat.