DPR Apresiasi Polri: Mudik Lebaran 2025 Berjalan Lancar dan Terkendali
Anggota Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Polri dalam memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025, ditandai dengan minimnya kemacetan dan kecelakaan.

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilannya dalam mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah. Berbagai program yang disiapkan Polri terbukti efektif dalam menciptakan arus mudik yang lancar dan terkendali, jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari minimnya angka kecelakaan dan kemacetan panjang yang dilaporkan selama periode mudik.
Rudianto menyatakan, "Mudik tahun ini kalau kita lihat lancar, cenderung lancar terkendali. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, berarti ada kemajuan. Kita harus apresiasi Polri, Korlantas Polri dan jajaran yang sudah mengantisipasi pelaksanaan mudik sehingga sangat lancar dan terkendali." Pernyataan tersebut disampaikannya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Keberhasilan ini tak lepas dari berbagai program strategis yang dijalankan Korlantas Polri. Beberapa di antaranya adalah rekayasa lalu lintas, penyediaan jalur alternatif, penerapan contraflow (lawan arah), dan oneway (satu arah) baik lokal maupun nasional. Semua strategi ini terbukti mampu mengurai kepadatan lalu lintas dan memastikan keamanan para pemudik.
Suksesnya Mudik Lebaran 2025: Peran Strategis Polri dan Kebijakan Pemerintah
Salah satu indikator utama keberhasilan mudik tahun ini adalah angka kecelakaan dan kemacetan yang relatif rendah. Rudianto menilai, keberhasilan ini bukan hanya berkat kesiapan Polri dan instansi terkait, tetapi juga karena kebijakan pemerintah yang memberikan libur panjang. Libur panjang ini dinilai efektif dalam mengurangi penumpukan pemudik di jalan raya.
Selain itu, program mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta juga memberikan kontribusi signifikan. Program ini membantu mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya, sehingga mengurangi potensi kemacetan di jalur-jalur utama. Hal ini secara tidak langsung juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pemudik.
Rudianto berharap, keberhasilan dalam menciptakan arus mudik yang lancar, kondusif, aman, dan nyaman pada Lebaran 2025 ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar instansi terkait untuk mencapai tujuan tersebut.
Data dan Fakta: Puncak Arus Mudik dan Waktu Tempuh
Puncak arus mudik Lebaran 2025 tercatat pada hari Jumat, 28 Maret, dengan total 258.383 kendaraan yang melewati jalur tol. Sementara itu, arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 5 hingga 7 April 2025.
Data menunjukkan bahwa waktu tempuh rata-rata perjalanan mudik tahun ini lebih singkat 42 menit dibandingkan tahun 2024. Rata-rata waktu tempuh kini menjadi 5 jam 21 menit, sebuah peningkatan signifikan yang menunjukkan efektivitas program-program yang diterapkan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode mudik Lebaran. Apresiasi dari DPR RI ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Polri untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanannya di masa mendatang.
Secara keseluruhan, keberhasilan mudik Lebaran 2025 menjadi contoh nyata bagaimana perencanaan yang matang, koordinasi yang baik antar instansi, dan dukungan kebijakan pemerintah dapat menciptakan arus mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pemudik.