DPR Dukung Pembentukan Dewan Insinyur: Wujud Legitimasi Profesi Insinyur Indonesia
Komisi X DPR RI mendukung penuh pembentukan Dewan Insinyur Indonesia sebagai amanat UU Keinsinyuran 2014, untuk memberikan legitimasi profesi insinyur dan mendorong kolaborasi riset-industri.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? Komisi X DPR RI menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Dewan Insinyur Indonesia. Dukungan ini disampaikan oleh Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian, dalam rapat bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII), PGRI, dan PDHI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu, 26 Februari 2024. Pembentukan Dewan Insinyur ini penting karena merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran yang hingga kini belum terlaksana. Hal ini bertujuan untuk memberikan legitimasi dan pengakuan resmi bagi profesi insinyur di Indonesia, serta meningkatkan kualitas dan peran insinyur dalam pembangunan nasional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antara dunia riset dan industri.
Dukungan Komisi X DPR RI ini didasari oleh pentingnya peran insinyur dalam pembangunan nasional. Hetifah Sjaifudian menekankan bahwa Komisi X siap membantu agar proses pembentukan Dewan Insinyur berjalan lancar dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Ketiadaan Dewan Insinyur selama ini dinilai berdampak negatif terhadap perkembangan profesi insinyur dan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Oleh karena itu, dukungan DPR RI ini diharapkan dapat mempercepat proses pembentukan Dewan Insinyur dan memberikan kepastian hukum bagi para insinyur.
Dukungan ini juga sejalan dengan inisiatif Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Brian Yuliarto, yang sebelumnya telah mendorong pembentukan Dewan Insinyur. Menteri Brian bahkan telah menugaskan Dirjen Saintek Kemdikbudristek untuk membentuk tim kajian guna merumuskan tahapan pembentukan Dewan Insinyur, dengan melibatkan PII. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung peningkatan profesionalisme insinyur Indonesia dan memperkuat peran mereka dalam pembangunan ekonomi nasional. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara dunia riset, pendidikan tinggi, dan industri.
Dukungan DPR RI dan Inisiatif Pemerintah untuk Dewan Insinyur
Pembentukan Dewan Insinyur merupakan langkah krusial dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas insinyur Indonesia. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Dengan adanya Dewan Insinyur, diharapkan akan tercipta standar profesi yang lebih tinggi, serta mekanisme pengawasan dan perlindungan bagi para insinyur. Ini juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kompetensi dan integritas insinyur Indonesia.
Komisi X DPR RI menekankan kesiapannya untuk memfasilitasi proses pembentukan Dewan Insinyur agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Mereka menyadari pentingnya peran Dewan Insinyur dalam mengawal kualitas pembangunan infrastruktur dan teknologi di Indonesia. Dengan adanya dukungan dari legislatif, diharapkan proses pembentukan Dewan Insinyur dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Mendikbudristek, Brian Yuliarto, juga telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pembentukan Dewan Insinyur. Beliau berharap agar Dewan Insinyur dapat menjadi jembatan antara dunia riset dan industri, sehingga hasil-hasil riset dapat diimplementasikan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Inisiatif ini menunjukkan adanya sinergi yang positif antara pemerintah dan organisasi profesi insinyur dalam memajukan sektor keinsinyuran di Indonesia.
Menteri Brian juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan riset. Ia mendorong kerja sama antara industri dengan perguruan tinggi yang memiliki hasil riset unggulan. Dengan demikian, hasil riset dapat diaplikasikan secara langsung oleh industri, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan produktivitas industri nasional. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.
Pentingnya Dewan Insinyur bagi Pembangunan Nasional
Pembentukan Dewan Insinyur memiliki implikasi yang luas bagi pembangunan nasional. Adanya badan ini akan meningkatkan kualitas dan profesionalisme insinyur Indonesia, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas infrastruktur dan teknologi di Indonesia. Dengan standar profesi yang jelas dan mekanisme pengawasan yang efektif, diharapkan dapat meminimalisir risiko kesalahan dan meningkatkan efisiensi pembangunan.
Selain itu, Dewan Insinyur juga diharapkan dapat mendorong inovasi dan pengembangan teknologi di Indonesia. Dengan adanya forum resmi bagi para insinyur, mereka dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta berkolaborasi dalam mengembangkan teknologi baru. Hal ini akan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, dukungan DPR RI dan inisiatif pemerintah untuk membentuk Dewan Insinyur merupakan langkah yang sangat positif. Pembentukan Dewan Insinyur diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan profesionalisme insinyur Indonesia, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat antara dunia riset, pendidikan, dan industri. Hal ini akan berkontribusi pada pembangunan nasional yang lebih maju dan berkelanjutan.
Dengan terwujudnya Dewan Insinyur, diharapkan akan tercipta ekosistem keinsinyuran yang lebih sehat dan terintegrasi, sehingga Indonesia dapat semakin maju dan berkembang di bidang teknologi dan infrastruktur.