DPRD NTB Tekankan Tim Percepatan Pembangunan Harus Diisi Profesional
Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, menekankan pentingnya tim percepatan pembangunan yang profesional dan kompeten untuk membantu Gubernur NTB dalam mencapai visi 'NTB Makmur dan Mendunia'.

Mataram, 4 April 2024 - Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda, menyatakan bahwa tim percepatan pembangunan yang dibentuk Gubernur Lalu Muhammad Iqbal harus diisi oleh individu-individu profesional dan ahli di bidangnya. Pernyataan ini disampaikan di Mataram, Jumat lalu, menanggapi rencana pembentukan tim tersebut. Pembentukan tim ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian visi misi Gubernur, yaitu 'NTB Makmur dan Mendunia'.
Isvie Rupaeda menyambut baik inisiatif Gubernur. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam tim ini agar program-program pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien. Menurutnya, fokus utama pembangunan NTB harus diarahkan pada tiga sektor krusial: ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas pendidikan. Ketiga sektor ini menjadi tantangan utama yang perlu mendapat perhatian serius.
Lebih lanjut, Isvie menjelaskan bahwa anggota tim harus memiliki kompetensi yang mumpuni dan mampu berkontribusi nyata. Ia menegaskan penolakan terhadap keberadaan anggota tim yang hanya menjadi beban dan tidak memberikan kontribusi berarti. "Jangan hanya duduk-duduk dan mengucapkan terima kasih," tegas Isvie, menekankan perlunya profesionalisme dalam tim percepatan pembangunan ini.
Tim Profesional untuk NTB Makmur
Isvie Rupaeda menjelaskan bahwa tim percepatan pembangunan harus bertanggung jawab langsung kepada Gubernur. Ia juga menyatakan bahwa DPRD NTB tidak akan ikut campur dalam hal regulasi yang terkait dengan pembentukan tim ini. "Regulasi ya dialah yang cari, kita tidak usah ikut campur soal regulasi. Yang penting kita akan mendukung apapun yang akan dilakukan pak gubernur sepanjang untuk kepentingan pembangunan dan kemaslahatan masyarakat NTB, saya dukung," ujarnya.
Lebih lanjut, Isvie berharap tim ini dapat fokus pada percepatan pembangunan di sektor ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pendidikan. Ia menekankan pentingnya memilih anggota tim yang benar-benar ahli dan berpengalaman di bidangnya masing-masing untuk memastikan efektivitas kerja tim.
Sebelumnya, Gubernur Lalu Muhammad Iqbal telah menyampaikan rencana pembentukan tim ini pada awal Maret lalu. Ia menjelaskan bahwa tim tersebut akan terdiri dari relawan dan profesional yang memiliki kompetensi di bidangnya. Iqbal menegaskan bahwa pemilihan anggota tim didasarkan pada kemampuan dan kompetensi, bukan semata-mata karena status sebagai relawan.
Tugas dan Peran Tim Percepatan Pembangunan
Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa tim ini akan berperan sebagai penasihat dan pemberi masukan kepada Gubernur. Tim juga akan bertugas mengkoordinasikan pekerjaan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Koordinasi ini akan disesuaikan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur.
Iqbal memastikan bahwa tim ini bukanlah duplikasi dari staf khusus gubernur sebelumnya. Ia menekankan bahwa tim ini akan fokus membantu tugas-tugasnya sebagai Gubernur dan tidak terkait dengan jabatan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau kepentingan lainnya. "Tugas mereka itu fokus membantu gubernur di provinsi. Tidak ada kaitannya dengan jabatan di BUMD dan urusan lain. Mereka ini ngantor setiap hari bukan hanya sekedar taruh stafsus di OPD-OPD. Tapi ini jadi satu tim," tegas Iqbal.
Meskipun jumlah anggota tim belum ditentukan, Iqbal memastikan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara cermat dan teliti untuk memastikan kualitas anggota tim. Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan tim ini bersifat sementara dan akan dibubarkan jika OPD sudah mampu bekerja secara efektif dan terkoordinasi dengan baik.
Pembentukan tim percepatan pembangunan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan di NTB dan mewujudkan visi 'NTB Makmur dan Mendunia'. Komitmen Gubernur dan dukungan DPRD NTB menjadi kunci keberhasilan pembentukan dan kinerja tim ini.