Dua Rumah di Mukomuko Hangus Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa
Kebakaran di Desa Penarik, Mukomuko, Bengkulu menghanguskan dua rumah warga; penyebab kebakaran diduga dari rumah yang sedang kosong.

Mukomuko, Bengkulu, 3 April 2024 - Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Desa Penarik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Kamis sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua unit rumah warga hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api diduga berasal dari rumah milik Reagen Manurung yang saat kejadian sedang kosong.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana. Ia mendapatkan laporan terkait kejadian ini dari Kapolsek Penarik Raya setelah anggota kepolisian melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Kecepatan penyebaran api yang signifikan membuat upaya pemadaman api menjadi sulit.
Kejadian ini menyoroti pentingnya kewaspadaan dan pencegahan kebakaran, terutama di pemukiman padat penduduk yang sebagian besar rumahnya terbuat dari kayu. Kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan cukup besar, mengingat kedua rumah tersebut hangus terbakar.
Rumah Warga Hangus Terbakar
Kedua rumah yang menjadi korban kebakaran tersebut milik Reagen Manurung (50), seorang petani yang beralamat di Gang Toba, Desa Penarik, dan Deo Saragih (25), yang berprofesi sebagai pekerja swasta. Rumah Reagen Manurung, yang terbuat dari kayu, diduga menjadi titik awal mula kebakaran. Api dengan cepat merambat ke rumah Deo Saragih yang berada di sebelahnya, mengingat konstruksi bangunan yang serupa.
Menurut keterangan saksi, api muncul dari rumah Reagen Manurung yang saat itu dalam keadaan kosong. Karena terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah tetangganya. Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Penarik dibantu warga dan anggota Polsek Penarik Raya berusaha memadamkan api, namun upaya mereka terhambat oleh cepatnya penyebaran api.
Meskipun warga dan petugas berusaha menyelamatkan barang-barang di dalam rumah, namun upaya tersebut terbatas dan sebagian besar harta benda hangus terbakar. Kedua rumah yang berada sekitar 30 kilometer dari ibukota Kabupaten Mukomuko tersebut kini tinggal puing-puing.
Imbauan Kepolisian
Kapolres Mukomuko memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam mencegah terjadinya kebakaran. Ia menyarankan agar warga tidak meninggalkan rumah dalam keadaan ada barang elektronik yang masih menyala, seperti kipas angin, dan memastikan tabung gas dalam keadaan aman saat rumah ditinggalkan.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran dan pentingnya langkah-langkah pencegahan. Memastikan keamanan rumah dan lingkungan sekitar menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Polisi juga tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kebakaran tersebut untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan dan untuk memberikan informasi yang lebih akurat kepada masyarakat.
Kejadian ini juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa kondisi rumah sebelum meninggalkan rumah, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Langkah-langkah pencegahan kebakaran yang sederhana, seperti memeriksa instalasi listrik, memastikan tabung gas aman, dan tidak meninggalkan barang elektronik yang menyala saat rumah kosong, dapat sangat membantu dalam meminimalisir risiko kebakaran.