Kebakaran Tiga Rumah Kosong di Mukomuko Akibat Korsleting Listrik
Tiga rumah kosong di Mukomuko, Bengkulu hangus terbakar diduga akibat korsleting listrik saat ditinggal pemiliknya selama libur Lebaran 2025, beruntung tidak ada korban jiwa.

Mukomuko, Bengkulu, 3 April 2025 - Tiga rumah kosong di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menjadi korban amuk si jago merah selama libur Lebaran 2025. Kejadian ini disebabkan oleh korsleting listrik, menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Mukomuko. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena rumah-rumah tersebut dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya.
Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Mukomuko, Ramdani, saat dihubungi Kamis (3/4) mengungkapkan, "Kalau laporan dari petugas di tempat kejadian peristiwa, kebakaran tiga rumah itu akibat konsleting atau arus pendek listrik."
Insiden kebakaran ini terjadi di dua lokasi berbeda. Satu rumah warga di Desa Teruntung, Kecamatan Teras Terunjam, terbakar pada Selasa (1/4), sementara dua rumah lainnya hangus di Desa Penarik. Seluruh rumah yang terbakar mengalami kerusakan total dan tidak ada satu pun yang bisa diselamatkan.
Penyebab Kebakaran dan Minimnya Armada Damkar
Ramdani menegaskan bahwa penyebab kebakaran ketiga rumah tersebut adalah korsleting listrik. Rumah-rumah tersebut kosong karena ditinggal pemiliknya merayakan Lebaran. Kejadian ini menyoroti pentingnya pengecekan instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama.
Minimnya armada pemadam kebakaran juga menjadi perhatian. Ramdani berharap Pemkab Mukomuko menambah armada mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama di lokasi yang jauh dari pusat kota. Saat ini, baru empat kecamatan dari 15 kecamatan yang memiliki mobil pemadam kebakaran, yaitu Kecamatan Ipuh, Kecamatan Penarik, Kecamatan Kota Mukomuko, dan Kecamatan Lubuk Pinang.
Meskipun demikian, Ramdani menyebutkan bahwa pemerintah daerah tidak perlu merekrut petugas damkar tambahan karena sudah ada relawan pemadam kebakaran di sejumlah desa. Program pembentukan kader relawan pemadam kebakaran di tingkat desa dan kelurahan telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Relawan Pemadam Kebakaran Desa
Dari 148 desa dan 3 kelurahan di Kabupaten Mukomuko, sebanyak 61 desa dan kelurahan telah memiliki 122 relawan pemadam kebakaran. Ini berarti rata-rata setiap desa memiliki dua relawan. Keberadaan relawan ini diharapkan dapat membantu penanganan kebakaran di tingkat lokal, terutama di daerah yang belum memiliki armada pemadam kebakaran.
Langkah pembentukan relawan ini merupakan upaya proaktif pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran. Meskipun demikian, peningkatan jumlah armada pemadam kebakaran tetap diperlukan untuk menjamin penanganan yang lebih cepat dan efektif di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko.
Kejadian kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. Pengecekan instalasi listrik dan langkah-langkah pencegahan lainnya sangat krusial untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Selain itu, ketersediaan armada dan personil pemadam kebakaran yang memadai juga menjadi faktor penting dalam penanggulangan bencana kebakaran.