Fakta Menarik Literasi: Pemprov Papua Tingkatkan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah demi Mutu Pendidikan
Pemerintah Provinsi Papua serius meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan sekolah. Simak bagaimana peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah Papua ini berdampak pada mutu pendidikan dan budaya literasi di Bumi Cenderawasih.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Papua mengambil langkah strategis untuk memajukan sektor pendidikan di wilayahnya. Upaya ini diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah, sebuah inisiatif krusial guna mendukung mutu pendidikan serta budaya literasi masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan di Kabupaten Jayapura, Papua, dengan fokus pada Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para pengelola perpustakaan. Pelaksanaan Bimtek ini berlangsung secara berkala setiap hari Selasa hingga Kamis, menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah.
Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Papua, Ahmad Djalali. Beliau menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran sentral sebagai pusat belajar, sumber informasi, sekaligus sarana rekreasi di lingkungan sekolah.
Peran Krusial Perpustakaan dan Kompetensi Pengelola
Ahmad Djalali menekankan bahwa perpustakaan sekolah adalah jantung dari proses pembelajaran. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah Papua menjadi sangat vital. Pengelola harus memiliki kompetensi teknis yang memadai agar mampu memberikan layanan optimal dan bimbingan efektif kepada siswa maupun guru.
Inisiatif ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Undang-undang tersebut secara jelas mewajibkan setiap sekolah atau madrasah untuk memiliki perpustakaan yang memenuhi standar nasional. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan dan kualitas perpustakaan bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan fundamental.
Koleksi buku yang memadai dan layanan perpustakaan yang berkualitas diyakini dapat secara signifikan mendukung proses belajar mengajar. Perpustakaan sekolah memiliki potensi besar untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca siswa sejak dini, membentuk generasi yang lebih literat dan berpengetahuan luas.
Dampak Peningkatan Kapasitas dan Program Literasi Berkelanjutan
Peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah Papua diharapkan akan membawa dampak langsung terhadap mutu pendidikan secara keseluruhan. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk memperkuat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Papua. IPLM yang tinggi merupakan indikator kemajuan suatu daerah dalam aspek literasi.
Pemerintah Provinsi Papua tidak berhenti pada peningkatan kapasitas pengelola saja. Mereka juga terus mendorong berbagai program literasi lainnya. Salah satu program unggulan adalah layanan perpustakaan keliling yang dirancang untuk menjangkau berbagai lokasi.
Layanan perpustakaan keliling ini menyasar sekolah, taman bacaan, rumah baca, hingga perpustakaan kampung. Melalui jangkauan yang luas ini, Pemprov Papua berharap dapat menumbuhkan budaya baca yang kuat di kalangan masyarakat, dimulai dari usia dini, sehingga literasi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.