Forkopimda Sulsel Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Lebaran 2025
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas keamanan, ketahanan pangan, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2025.

Makassar, 20 Maret 2024 (ANTARA) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan (Sulsel) fokus memperkuat koordinasi guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Rapat Forkopimda Sulsel yang digelar Kamis lalu membahas berbagai langkah strategis untuk menghadapi momen Lebaran mendatang.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menjelaskan bahwa rapat tersebut melibatkan bupati/wali kota dan pimpinan instansi vertikal. Tujuannya adalah membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan stabilitas keamanan, ketahanan pangan, stabilitas harga, dan kelancaran arus mudik Lebaran. Hal ini penting untuk memastikan perayaan Idul Fitri di Sulsel berjalan aman dan lancar.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengambilan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan berbagai potensi masalah yang mungkin muncul dapat diantisipasi dan ditangani secara optimal. Jufri Rahman menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menjaga kondusifitas wilayah menjelang hari raya.
Penguatan Koordinasi dan Langkah Strategis Forkopimda Sulsel
Beberapa poin penting dibahas dalam rapat Forkopimda Sulsel. Salah satunya adalah penguatan koordinasi antar instansi dan pembentukan posko Lebaran terpadu. Posko ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi dan informasi terkait keamanan, lalu lintas, dan berbagai hal lain yang dibutuhkan selama periode Lebaran.
Selain itu, rapat juga membahas upaya taktis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Langkah-langkah konkret akan diambil untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri.
Ketahanan pangan juga menjadi fokus utama dalam rapat tersebut. Forkopimda Sulsel akan berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap terjaga dan harga-harga tetap stabil selama periode Lebaran. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga yang merugikan masyarakat.
Upaya untuk kelancaran arus mudik dan arus balik juga menjadi bagian penting dari pembahasan. Antisipasi lonjakan penumpang baik melalui transportasi darat, laut, maupun udara akan dilakukan secara matang. Koordinasi dengan pihak terkait, seperti operator transportasi dan instansi terkait, akan terus ditingkatkan.
Mitigasi Risiko Bencana dan Antisipasi Terorisme
Rapat Forkopimda Sulsel juga membahas mitigasi risiko bencana alam yang mungkin terjadi selama periode Lebaran. Sulsel rawan terhadap berbagai bencana, seperti banjir dan tanah longsor, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting. Langkah-langkah antisipasi dan penanggulangan bencana akan dipersiapkan secara matang.
Terakhir, rapat membahas antisipasi tindakan radikalisme dan terorisme. Forkopimda Sulsel berkomitmen untuk mencegah segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Intelijen dan pengawasan akan diperketat untuk mengantisipasi potensi ancaman tersebut.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah direncanakan, Forkopimda Sulsel optimistis bahwa Idul Fitri 1446 H/2025 M dapat dirayakan dengan aman, lancar, dan kondusif di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Koordinasi dan kolaborasi yang kuat antar instansi menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.