Gubernur Jateng Shalat Idul Fitri Bareng Putra Tersayang, Ajak Masyarakat Bangun Jawa Tengah Emas 2045
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melaksanakan Salat Idul Fitri di Semarang bersama putranya dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah menuju Indonesia Emas 2045.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memulai Idul Fitri 1444 H dengan cara yang menyentuh hati. Pada Senin pagi, 31 Maret 2024, ia mengajak putranya, Mohammad Alif Daffa yang berkebutuhan khusus, untuk menunaikan Salat Id di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang. Kehadiran Gubernur bersama putranya di saf terdepan, berbaur dengan ribuan jamaah lainnya, menjadi pemandangan yang mengharukan dan menginspirasi.
Kedatangan Luthfi sekitar pukul 06.10 WIB, mendorong kursi roda putranya, langsung menuju saf terdepan. Shalat Id dimulai pukul 06.30 WIB, dipimpin oleh KH Zaenuri Ahmad, imam Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), sekaligus pengasuh Ponpes Nurul Qur'ani. Khatib pada kesempatan tersebut adalah Ketua Baznas RI, Noor Achmad. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pelaksanaan shalat Id tersebut.
Usai shalat dan khutbah, Gubernur Luthfi dengan ramah melayani masyarakat yang ingin bersalaman dan berfoto bersama. Ini merupakan pengalaman pertama baginya melaksanakan Salat Id sebagai Gubernur Jawa Tengah. Ia menekankan pentingnya Idul Fitri sebagai momentum refleksi diri dan kembali kepada fitrah, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk bahu-membahu membangun daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Momentum Kebersamaan Menuju Jawa Tengah Emas 2045
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Luthfi menyampaikan pesan penting tentang pembangunan Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. "Kami membangun daerah tidak bisa sendiri, tentu harus melibatkan beberapa komponen partisipatif, di antaranya akademisi, komponen masyarakat, wirausaha, dan yang paling pokok adalah bagaimana menciptakan jaminan kepercayaan investor di wilayah Jateng sehingga tumbuh kembangnya ini bisa bersama-sama," ujarnya.
Luthfi menekankan pentingnya peran serta berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, masyarakat umum, hingga para pengusaha. Kolaborasi ini, menurutnya, akan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun Jawa Tengah yang lebih maju dan sejahtera. Ia juga berharap agar iklim investasi di Jawa Tengah semakin kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Gubernur Luthfi berharap momentum Idul Fitri ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat Jawa Tengah. Dengan kebersamaan dan kerja keras bersama, ia optimistis Jawa Tengah dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Respon Positif Masyarakat
Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Gubernur Luthfi dalam Salat Id sangat tinggi. Salah satu jamaah, Rindham Dimitri, mengaku senang bisa beribadah bersama dan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah. "Sebagai warga Jateng, khususnya Kota Semarang, tentu sangat senang dapat Shalat Id bersama Pak Luthfi pada tahun pertamanya menjabat sebagai Gubernur Jateng. Pak Luthfi itu orangnya sederhana, merakyat, dan sumeh," kata Rindham.
Kesederhanaan dan keramahan Gubernur Luthfi dalam berbaur dengan masyarakat menjadi kesan mendalam bagi banyak jamaah. Hal ini menunjukkan bahwa pemimpin daerah tersebut memiliki komitmen untuk selalu dekat dengan rakyatnya dan mendengarkan aspirasi mereka. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat dalam momen Idul Fitri semakin memperkuat citra kepemimpinannya yang merakyat.
Sikap sederhana dan merakyat yang ditunjukkan Gubernur Luthfi menjadi contoh teladan bagi para pemimpin lainnya. Kedekatannya dengan masyarakat menunjukkan bahwa pemimpin harus selalu hadir dan berempati terhadap kebutuhan rakyatnya. Hal ini penting untuk membangun rasa kepercayaan dan kerjasama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Salat Id di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, menjadi momen yang penuh makna dan inspiratif. Kehadiran Gubernur Luthfi bersama putranya dan keakrabannya dengan masyarakat menunjukkan komitmen kuat untuk membangun Jawa Tengah yang lebih baik dan sejahtera, serta menjadi contoh pemimpin yang dekat dengan rakyatnya.