ITDC Perkuat Pariwisata Hijau Mandalika dengan Penanaman Pohon
ITDC, melalui program InJourney Green, menanam pohon di Mandalika untuk mendukung pariwisata hijau dan mencapai target penanaman 27.850 pohon hingga 2025.

Lombok, NTB (ANTARA) - Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan holding pariwisata negara, telah melakukan penanaman pohon di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (1/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari program InJourney Green yang bertujuan untuk mendorong pengembangan pariwisata hijau di Mandalika.
"Program ini bertujuan untuk mewujudkan pariwisata hijau di Mandalika," ujar General Manager Mandalika, Wahyu M. Nugroho, di Lombok Tengah, Sabtu. Penanaman pohon ini bukan sekadar aksi simbolis, tetapi merupakan komitmen nyata ITDC untuk melindungi lingkungan dan menciptakan destinasi wisata hijau yang kompetitif di kancah global.
Kegiatan ini sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai Net Zero Carbon pada tahun 2060 dan Zero Waste pada tahun 2050. Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa penanaman pohon di Mandalika merupakan bagian dari target lebih besar, yaitu penanaman 27.850 pohon oleh seluruh anak perusahaan InJourney hingga akhir tahun 2025. Target ini juga mencakup penanaman 10.000 pohon menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2024.
InJourney Green: Komitmen untuk Pariwisata Berkelanjutan
InJourney Green merupakan gerakan kolektif dari seluruh anggota Grup InJourney untuk membangun ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan. Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 13 (Climate Action), Tujuan 14 (Life Below Water), dan Tujuan 15 (Life on Land).
ITDC menyadari pentingnya kolaborasi dengan karyawan, masyarakat lokal, dan pemangku kepentingan terkait di setiap destinasi yang dikelolanya untuk menjaga kelestarian lingkungan. Keterlibatan semua pihak ini mendorong praktik keberlanjutan yang nyata dan berdampak positif bagi lingkungan.
Selain penanaman pohon, ITDC juga melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan di Mandalika sebagai kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Hal ini menunjukkan komitmen ITDC dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Partisipasi Aktif Masyarakat Lokal
Wahyu menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian lingkungan di Mandalika. ITDC berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam berbagai program lingkungan, sehingga upaya pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.
Dengan melibatkan masyarakat, diharapkan akan tercipta rasa memiliki dan kepedulian yang lebih besar terhadap lingkungan. Hal ini akan berdampak pada keberlanjutan program pariwisata hijau di Mandalika.
ITDC berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk turut serta dalam melindungi lingkungan. Partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat penting untuk keberhasilan program pariwisata hijau di Mandalika.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan komitmen yang kuat terhadap pariwisata berkelanjutan, ITDC berupaya untuk menjadikan Mandalika sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program InJourney Green diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Langkah-langkah konkret yang dilakukan ITDC, seperti penanaman pohon dan pembersihan lingkungan, menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan visi pariwisata hijau di Mandalika. Semoga upaya ini dapat menginspirasi daerah wisata lainnya untuk menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan.
Keberhasilan program ini akan berdampak positif bagi ekonomi lokal, karena pariwisata hijau akan menarik wisatawan yang peduli lingkungan, sehingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan perekonomian masyarakat Lombok.