Kapolda Sumbar Instruksikan Audit Kinerja: Pastikan Efisiensi dan Efektivitas Polri
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menginstruksikan Itwasda untuk melakukan audit kinerja maksimal guna memastikan ketaatan, kehematan, efisiensi, dan efektivitas kinerja Polri di wilayah Sumatra Barat.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Kapolda Sumatra Barat, telah menginstruksikan Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumbar untuk melaksanakan audit kinerja secara menyeluruh. Audit ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sumatra Barat bekerja dengan taat, hemat, efisien, dan efektif. Instruksi tersebut disampaikan pada Selasa, 25 Februari 2025, saat pembukaan acara taklimat awal pelaksanaan audit kinerja di Padang.
Audit kinerja tahap pertama ini akan berlangsung dari tanggal 25 Februari hingga 21 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Itwasda Polda Sumbar. Kapolda menekankan pentingnya audit sebagai mekanisme pengawasan internal untuk mencegah penyimpangan dan memastikan akuntabilitas kinerja seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Sumbar.
Kapolda Gatot berharap audit kinerja tidak hanya sebagai alat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana konsultasi dan evaluasi. Dengan demikian, program kerja dan anggaran tahun 2025 dapat digunakan secara optimal, akuntabel, dan tertib administrasi. Ia juga menekankan pentingnya peran audit dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dan tata kelola organisasi Kepolisian di Sumatra Barat.
Audit Kinerja: Jaminan Kualitas dan Pencegahan Korupsi
Kapolda Gatot memberikan arahan tegas kepada tim auditor Itwasda Polda Sumbar. Ia berharap para auditor dapat menjadi teladan dalam berperilaku dan bertutur kata, serta bertindak bertanggung jawab dan bijaksana dalam menjalankan tugas. Lebih jauh, Kapolda ingin agar tim auditor berperan sebagai konsultan yang mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam upaya mencapai tujuan institusi Polri.
Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya peran auditor dalam menjaga kualitas kinerja dan mencegah praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Integritas dan profesionalisme menjadi kunci keberhasilan audit kinerja ini. Dengan demikian, diharapkan audit ini akan menghasilkan temuan yang objektif dan rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan kinerja ke depan.
Dalam menjalankan tugasnya, tim auditor diharapkan mampu memberikan penilaian yang komprehensif dan akurat terhadap kinerja seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Sumbar. Hal ini mencakup aspek operasional, sumber daya manusia (SDM), logistik, dan keuangan.
Persiapan Satuan Kerja
Kapolda Gatot juga memberikan instruksi kepada seluruh Kepala Satuan Kerja dan Kepala Satuan Wilayah di lingkungan Polda Sumbar. Mereka diminta untuk mempersiapkan dokumen perencanaan kegiatan yang meliputi bidang operasional, SDM, logistik, dan anggaran keuangan. Dokumen-dokumen tersebut harus diserahkan kepada tim auditor untuk mendukung proses audit.
Persiapan yang matang dari satuan kerja sangat penting untuk kelancaran proses audit. Dengan ketersediaan data dan informasi yang lengkap dan akurat, tim auditor dapat bekerja secara efisien dan efektif. Hal ini akan memastikan hasil audit yang berkualitas dan bermanfaat bagi peningkatan kinerja Polri di Sumatra Barat.
Audit kinerja yang dilakukan oleh Itwasda Polda Sumbar diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kinerja dan tata kelola organisasi Polri di wilayah Sumatra Barat. Proses ini juga menjadi bagian penting dari upaya untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.
Kapolda menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses kerja di lingkungan Polda Sumbar. Audit kinerja ini diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan komitmen tersebut. Dengan demikian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus meningkat.