KBRI Beijing Gelar Shalat Idul Fitri Bersama Ratusan WNI di Tengah Suhu Dingin
KBRI Beijing sukses selenggarakan shalat Idul Fitri 1446 H bersama sekitar 400 WNI di Beijing, menghadirkan suasana kekeluargaan dan hidangan khas Lebaran.

Beijing, 31 Maret 2024 - Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing pada Senin pagi (31/3). Sekitar 400 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Beijing dan sekitarnya berkumpul untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H. Shalat Id yang dipimpin oleh Imam Fadhil Fawwaz Revano, mahasiswa University of International Business and Economics Beijing, berlangsung khidmat di tengah cuaca cerah namun dingin dengan suhu 6 derajat Celcius, dimulai pukul 09.05 waktu setempat.
Sebelum shalat dimulai, lantunan takbir dan tahmid yang merdu dilantunkan oleh dua mahasiswa Indonesia, Alghar Husain Faruq Bil Adly, sejak pukul 08.00 waktu setempat, menambah kekhusyukan suasana. Khotbah Idul Fitri disampaikan oleh Ahmad Syifa Malahim, mahasiswa S3 di Beijing Institute of Technology, yang menekankan pentingnya bersyukur sebagai kunci kebahagiaan. "Bersyukur merupakan kata kunci untuk menemukan kebahagiaan, ikatan batin dan rasa syukur kepada Allah adalah kunci kebahagiaan," ungkap Syifa dalam khotbahnya.
Syifa juga memaparkan lima penghalang utama yang seringkali menghalangi manusia dalam meraih kebahagiaan: ketidakyakinan kepada Allah, orientasi hidup kepada orang lain, merasa tidak cukup, menginginkan apa yang dimiliki orang lain, dan sifat malas. Ia mengajak para WNI di Tiongkok untuk memaksimalkan potensi diri dalam belajar dan bekerja demi berkontribusi bagi negara.
Shalat Id dan Suasana Kekeluargaan di KBRI Beijing
Meskipun berada jauh dari tanah air, suasana Idul Fitri tetap terasa hangat dan penuh kekeluargaan berkat inisiatif KBRI Beijing. Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, yang berhalangan hadir karena berada di Jakarta, menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri secara virtual melalui video yang diputar di lokasi. "Semangat Idul Fitri kita rasakan bersama, refleksi dari kerinduan semua insan akan rekonsiliasi dan memulai lembaran baru. Lembaran baru ini akan mendukung langkah menyongsong masa depan bersama yang lebih cerah. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," ucap Dubes Djauhari bersama Ibu Wiwik Djauhari.
Usai shalat Id, para WNI saling bersalaman, menciptakan suasana persaudaraan yang erat. Wakil Kepala Perwakilan RI di Beijing, Parulian Silalahi, dan staf KBRI turut serta dalam kegiatan tersebut. KBRI Beijing juga menyediakan hidangan khas Lebaran Indonesia yang menggugah selera, seperti lontong sayur, opor ayam, rendang, dan sambal goreng hati. Panitia telah mempersiapkan 18 kilogram beras ketan untuk lontong dan 20 kilogram beras untuk nasi, yang telah dimasak sejak Minggu (30/3).
Sajian lengkap juga termasuk kambing guling dan berbagai jajanan pasar seperti lumpia, bolu, dan kue sifon. Sebagai sentuhan unik, hidangan khas Beijing seperti bebek Peking juga turut disajikan. Kehadiran hidangan-hidangan ini semakin menambah semarak perayaan Idul Fitri bagi para WNI.
Kesan WNI yang Merayakan Idul Fitri di KBRI
Wiwin, salah seorang WNI yang mengikuti shalat Id di KBRI, mengungkapkan rasa terkesan dengan suasana kekeluargaan yang tercipta. "Saat ini saya sedang belajar bahasa Mandarin selama 6 bulan di University of Science and Technology Beijing jadi tidak bisa berlebaran di rumah, tapi syukurlah suasana di sini mengobati rasa kangen dengan suasana di rumah," tutur Wiwin yang datang bersama 22 rekannya dari Tsingshan Indonesia, perusahaan industri manufaktur baja di Morowali, Sulawesi Tengah.
Fikram, rekan Wiwin, menambahkan bahwa mereka mengetahui kegiatan shalat Id berjamaah melalui grup Muslim Indonesia di Beijing. Hal ini menunjukkan efektifitas komunikasi dan koordinasi yang dilakukan oleh KBRI dalam menginformasikan kegiatan kepada para WNI. Selain shalat Id, KBRI Beijing juga telah bekerja sama dengan berbagai organisasi seperti kantor perwakilan Bank Indonesia di Beijing, Persatuan Mahasiswa Indonesia di Tiongkok (Permit) Beijing, Majelis Taklim At-Taqwa, Lingkar Pengajian Beijing, Lintas Komunitas Muslim Indonesia-Tiongkok (LKMIT), dan PC NU Beijing dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan selama bulan Ramadan.
Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi shalat duhur dan ashar berjamaah, buka bersama, salat tarawih tiga kali seminggu, dan kegiatan Nuzul Quran. Semua kegiatan ini menunjukkan komitmen KBRI Beijing dalam memberikan dukungan dan pelayanan kepada para WNI di Tiongkok, khususnya dalam menjaga silaturahmi dan semangat kebersamaan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Perayaan Idul Fitri di KBRI Beijing tahun ini menjadi bukti nyata bagaimana KBRI berperan aktif dalam menjaga kebersamaan dan memberikan rasa nyaman bagi WNI yang merayakan hari raya di negeri orang. Suasana kekeluargaan yang tercipta berhasil mengobati kerinduan akan suasana Lebaran di tanah air.