Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

KDM: Naskah Sanghyang Kandang Karesian Wajib Jadi Patokan Pembangunan Jawa Barat, Mengapa Penting?

Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan Naskah Sanghyang Kandang Karesian sebagai konstitusi pembangunan Jawa Barat. Temukan mengapa warisan leluhur ini krusial bagi masa depan Jabar.

Selasa, 19 Agu 2025 22:17:00
konten ai
Copied!
Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan Naskah Sanghyang Kandang Karesian sebagai konstitusi pembangunan Jawa Barat. Temukan mengapa warisan leluhur ini krusial bagi masa depan Jabar.
Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan Naskah Sanghyang Kandang Karesian sebagai konstitusi pembangunan Jawa Barat. Temukan mengapa warisan leluhur ini krusial bagi masa depan Jabar. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau akrab disapa KDM, menegaskan pentingnya Naskah Sanghyang Kandang Karesian. Penegasan ini disampaikan dalam Sidang Paripurna HUT ke-80 Provinsi Jawa Barat di Gedung Merdeka, Bandung. Naskah kuno ini disebut sebagai patokan utama pembangunan daerah.

Menurut KDM, naskah tersebut merupakan akar kebudayaan luhur masyarakat Jawa Barat. Ia menekankan bahwa tidak ada bangsa yang maju tanpa terikat pada konstitusi bangsanya. Konstitusi ini seringkali mempertahankan nilai tradisi masa lalu.

Dedi Mulyadi membandingkan dengan negara maju seperti Inggris dan Amerika yang mempertahankan kerangka masa lalu. Indonesia memiliki kekayaan sejarah dan peninggalan kolonial sebagai dua bangunan masa lalu. Hal ini penting untuk arah pembangunan yang berkelanjutan.

Pembangunan Berlandaskan Tradisi dan Alam

KDM menekankan pembangunan bukan sekadar fakta teknokratis atau anggaran belanja. Pembangunan sejati adalah keselarasan manusia dengan alamnya. Ini mencakup tanah, air, udara, dan matahari.

Pentingnya cerita sejarah dalam pembangunan sangat ditekankan. Ini bukan hanya tentang peraturan daerah, tetapi ritme sejati keselarasan. Jawa Barat dianugerahi tanah yang indah, yaitu tanah Sunda.

Keselarasan tata nilai ini termaktub dalam Naskah Sanghyang Kandang Karesian. Naskah ini menceritakan tata ruang, kehidupan masyarakat sipil, hingga model kerangka pembangunan pemerintahan. Ini mencakup berbagai kerajaan di Jawa Barat.

Menggali Filosofi Naskah Sanghyang Kandang Karesian

Naskah Sanghyang Kandang Karesian memuat nilai-nilai penting dari berbagai era kerajaan. Bab Tarumanagara, misalnya, mengisahkan keselarasan negara dengan alam, khususnya pengelolaan air. Raja mampu memajukan negara melalui pengelolaan sumber daya sungai.

Bab Galuh Pakuan menyoroti pembangunan kawasan Selatan Jawa Barat. Ini didasarkan pada kekuatan empatik publik dan heroisme pengorbanan manusia. Tujuannya adalah mempertahankan keadilan dan kehormatan. Kerajaan ini menyatukan budaya pegunungan dan pesisir.

Sementara itu, Bab Pakuan Pajajaran membahas pembentukan tata kemasyarakatan (civil society). Negara dibentuk dengan tiga pilar utama: Karamaan, Karesian, dan Karatuan/Kaprabuan. Pilar-pilar ini bertujuan menciptakan negara yang makmur dan sejahtera.

Bab Cirebon dan Sumedang Larang menyebarkan nilai syariah secara harmonis. Nilai ini menyempurnakan tradisi Sunda "Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh". KDM menyebut "cipta rasa" sebagai penyempurna rasa yang dimiliki orang Sunda. Rasa ini menjadi sendi utama dalam menggerakkan pembangunan.

Tantangan dan Koreksi Diri Jawa Barat

KDM menyayangkan bahwa nilai-nilai luhur dari Naskah Sanghyang Kandang Karesian kini terabaikan. Seolah-olah, masa depan harus digapai tanpa catatan masa lalu. Kaum akademik seringkali hanya menggunakan narasi politik.

Selama 80 tahun pembangunan Jawa Barat, cita-cita naskah tersebut belum terealisasi sepenuhnya. Ini terlihat dari ketimpangan sosial, kemiskinan, serta akses pendidikan yang terbatas. Masalah lain termasuk lapangan kerja minim, tata ruang rusak, dan bencana alam.

Banyak pihak hanya fokus pada anggaran dan keuangan. KDM mengingatkan bahwa di balik anggaran, ada rasa dan cinta yang mampu mewujudkan sesuatu. Pesan leluhur ini adalah kerangka koreksi diri. Amanah ini harus diemban dengan memahami peristiwa alam sebagai titah dari Tuhan.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • dedi mulyadi
  • filosofi pembangunan
  • gedung merdeka
  • jawa barat
  • kdm
  • kebudayaan sunda
  • konten ai
  • naskah sanghyang kandang karesian
  • pembangunan berkelanjutan
  • #planetantara
  • sejarah lokal
  • warisan leluhur
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.