Kebakaran Warung di Pasar Lontar Koja Akibat Kebocoran Gas, Dua Orang Luka Bakar
Kebocoran gas di sebuah warung di Pasar Lontar, Koja, Jakarta Utara menyebabkan kebakaran dan dua orang, termasuk seorang balita, mengalami luka bakar pada Jumat siang.

Sebuah kebakaran terjadi di Pasar Lontar, Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Jumat siang, 28 Maret 2024, sekitar pukul 14.49 WIB. Peristiwa ini bermula dari kebocoran gas di sebuah warung yang mengakibatkan ledakan dan kebakaran. Dua orang menjadi korban dan mengalami luka bakar serius, satu di antaranya adalah seorang balita.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan. Kecepatan respon tim pemadam kebakaran sangat penting dalam meminimalisir dampak kebakaran dan menyelamatkan korban.
Menurut keterangan saksi, pemilik warung sedang menggoreng makanan saat kebocoran gas terjadi. Kebocoran gas ini diduga menjadi penyebab utama ledakan yang kemudian memicu kebakaran. Kejadian ini menyoroti pentingnya kewaspadaan dan pemeriksaan rutin terhadap instalasi gas di tempat usaha untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kronologi Kejadian dan Penanganan
Gatot Sulaeman menjelaskan bahwa petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.51 WIB dan langsung memulai proses pemadaman. Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 personel dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut. Berkat kerja keras tim pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Kecepatan respon dan jumlah personel yang cukup berperan besar dalam mencegah meluasnya kebakaran.
Kebakaran menghanguskan warung seluas 15 meter persegi. Dua orang menjadi korban dalam peristiwa ini, yaitu seorang balita berinisial L (4) dan seorang remaja berinisial F (17). Keduanya mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi terkini kedua korban belum diinformasikan lebih lanjut, namun diharapkan mereka segera pulih.
"Kami mendapatkan informasi pukul 14.49 WIB dan langsung menurunkan personel ke lokasi," kata Gatot Sulaeman. Ia juga menambahkan, "Ledakan ini yang mengenai korban, ada empat orang di warung itu dan dua orang mengalami luka bakar."
Kondisi Korban dan Penanganan Lebih Lanjut
Meskipun api berhasil dipadamkan dengan cepat, dampak kebakaran ini cukup signifikan. Dua korban mengalami luka bakar yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Pihak berwenang belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini kedua korban, namun diharapkan mereka mendapatkan perawatan terbaik dan segera pulih.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan keamanan dalam beraktivitas, terutama di lingkungan yang berpotensi bahaya seperti pasar tradisional. Pentingnya pengecekan rutin instalasi gas dan tindakan pencegahan lainnya perlu diperhatikan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Proses penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebocoran gas dan memastikan tidak ada kelalaian yang menyebabkan kebakaran tersebut. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan memperhatikan aspek keselamatan.
Kesimpulan: Kejadian kebakaran di Pasar Lontar Koja akibat kebocoran gas ini menyoroti pentingnya keselamatan dan keamanan, khususnya dalam penggunaan gas di tempat usaha. Respon cepat dari petugas pemadam kebakaran berhasil meminimalisir dampak kebakaran, namun dua korban mengalami luka bakar dan tengah menjalani perawatan medis. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini.