Kemenangan Idul Fitri: Bupati Kukar Ajak Warga Kukar Wujudkan Perubahan Menuju Kehidupan yang Lebih Baik
Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengajak seluruh masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai spiritual Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari sebagai simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sejalan dengan program Kukar Idaman.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Edi Damansyah, menyatakan bahwa kemenangan Idul Fitri setelah menjalani ibadah Ramadhan merupakan simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan beliau setelah melaksanakan Shalat Id di Tenggarong, Senin (31/3).
Edi Damansyah berharap kemenangan Idul Fitri dapat terwujud dalam perilaku dan usaha sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun sosial bermasyarakat. Beliau menekankan pentingnya mengesampingkan perbedaan dan fokus pada persatuan, kesatuan, kebersamaan, dan gotong royong.
Lebih lanjut, Bupati Kukar menjelaskan bahwa esensi spiritualitas Ramadhan harus diwujudkan dalam aksi nyata, berupa kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, Idul Fitri harus menjadi landasan setiap tindakan sebagai amal kebajikan yang memberi manfaat bagi sesama.
Implementasi Nilai Ramadhan dalam Kehidupan Sehari-hari
Bupati Edi Damansyah menjelaskan bahwa ibadah Ramadhan, termasuk puasa, zakat fitrah, dan shalat Tarawih, memiliki dimensi sosial yang penting. Puasa melatih kepekaan terhadap sesama yang membutuhkan, sementara shalat Tarawih yang dilakukan berjamaah mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong. Zakat fitrah, selain sebagai kewajiban agama, juga merefleksikan komitmen moral dan kepedulian sosial.
Beliau menambahkan bahwa hikmah dari ibadah Ramadhan ini harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kepekaan sosial yang terasah selama Ramadhan harus terus dijaga dan diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Semangat persatuan dan kebersamaan yang muncul selama Ramadhan juga harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat. Gotong royong dan kerja sama antar warga sangat penting untuk membangun Kukar yang lebih baik.
Zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian sosial juga harus terus dijaga dan ditingkatkan. Bantuan kepada sesama yang membutuhkan merupakan wujud nyata dari nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.
Program Kukar Idaman dan Kesejahteraan Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap Program Kukar Idaman (Inovatif, Daya Saing dan Mandiri) dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan, sosial, dan ekonomi. Berbagai capaian pembangunan yang telah terwujud merupakan bentuk dukungan masyarakat.
Salah satu program unggulan adalah Kukar Berkah, yang fokus pada revitalisasi rumah ibadah. Program Gema, meliputi sub program Setu Desa Satu Hafidz Quran dan Dai Masuk Desa, juga telah memberikan manfaat bagi masyarakat dengan hadirnya para dai dan hafidz di desa-desa.
Peningkatan infrastruktur pendidikan keagamaan juga menjadi komitmen dan target capaian Kukar Idaman. Jumlah pesantren yang mendapat bantuan telah meningkat dari 42 menjadi 48 sekolah, masing-masing menerima bantuan sebesar 100 juta rupiah. Pemkab Kukar juga terus berupaya meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan melalui pemberian Beasiswa Kukar Idaman.
Semua program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar di berbagai sektor, termasuk keagamaan, pendidikan, dan ekonomi. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, diharapkan Kukar dapat terus berkembang dan maju.
Bupati Edi Damansyah mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk terus bersemangat dalam membangun daerah tercinta. Dengan kerja sama dan saling mendukung, cita-cita untuk mewujudkan Kukar yang lebih maju dan sejahtera dapat tercapai.