Kodim-Pemkot Palangka Raya Bersihkan Sampah, Peringati HPSN 2025
Kodim 1016/Plk dan Pemkot Palangka Raya membersihkan sampah di Jalan Riau dan Pelabuhan Rambang dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli lingkungan.

Prajurit TNI dari Kodim 1016/Plk dan Pemkot Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berkolaborasi membersihkan sampah di pemukiman warga Jalan Riau dan Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut. Aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, yang jatuh pada tanggal 21 Februari.
Gotong Royong untuk Lingkungan Bersih
Kegiatan bersih-bersih ini bukan sekadar aksi seremonial. Komandan Kodim 1016/Plk, Kolonel Arh Jimmy Hutapea, menekankan bahwa aksi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah sampah di Palangka Raya. Ia berharap kegiatan ini berdampak besar pada kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. "Kodim 1016/Palangka Raya akan terus mendukung kebijakan Pemkot Palangka Raya dan mendedikasikan diri untuk kemajuan dan ketertiban daerah setempat," tegas Kolonel Jimmy.
Lebih lanjut, Kolonel Jimmy berharap kegiatan HPSN 2025 ini menjadi contoh bagi warga Palangka Raya. Partisipasi aktif ASN Pemkot Palangka Raya dan personel Kodim 1016/Plk diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini penting untuk mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang tidak bersih.
"Semoga kegiatan seperti ini ditiru oleh masyarakat, sehingga wilayah di kawasan Pelabuhan Rambang dan sekitarnya benar-benar bersih dan terhindar dari sarang penyakit," harapnya.
Momentum Refleksi dan Aksi Nyata
Peringatan HPSN 2025 menjadi momentum penting untuk merefleksikan pengelolaan sampah, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di seluruh Indonesia. Peringatan ini juga bertepatan dengan 20 tahun tragedi longsor sampah di Leuwigajah, Jawa Barat, yang menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, turut menekankan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan untuk mencegah bencana serupa. Dalam rangkaian HPSN 2025, Pemkot Palangka Raya, bersama dunia usaha dan masyarakat, menyelenggarakan Bulan Peduli Sampah Nasional sepanjang Februari.
Pembersihan DAS Kahayan dan Kawasan Puntun
Salah satu aksi nyata dalam Bulan Peduli Sampah Nasional adalah pembersihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan Kawasan Puntun, yang dilakukan bersama anggota Kodim 1016/Plk. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah pencemaran air dan mengurangi risiko banjir akibat sampah yang dibuang sembarangan. "Hal ini bertujuan untuk mencegah pencemaran air dan mengurangi risiko banjir akibat sampah yang dibuang sembarangan," jelas Akhmad Husain.
Sosialisasi dan Edukasi
Selain aksi pembersihan, Pemkot Palangka Raya juga mengapresiasi peran aktif Dinas Lingkungan Hidup dalam mensosialisasikan pengelolaan sampah. Program sosialisasi meliputi pelatihan pengelolaan sampah skala rumah tangga dan edukasi melalui berbagai media. "Meningkatkan kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mengatasi permasalahan sampah. Kami terus mendorong warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan," tambah Akhmad Husain.
Kesimpulan
Kegiatan bersih-bersih sampah di Palangka Raya dalam rangka HPSN 2025 menunjukkan sinergi positif antara TNI dan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah sampah. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya ini dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa.