KSOP Banjarmasin Tambah Kapasitas Kapal Roro untuk Mudik Lebaran 2025
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin memberikan dispensasi penambahan kapasitas penumpang pada dua kapal roro untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2025.

Banjarmasin, 21 Maret 2025 - Menjelang Lebaran 2025, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin memberikan izin tambahan kapasitas penumpang pada dua kapal roro yang melayani rute Pelabuhan Trisakti Banjarmasin-Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan mencapai 14 persen dibandingkan tahun lalu. Langkah ini melibatkan uji kelayakan kapal untuk memastikan keselamatan para penumpang selama perjalanan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kasubbag Umum dan Humas KSOP Kelas I Banjarmasin, Deni Hendra Mulyadi, pada Jumat malam di Banjarmasin. Beliau menjelaskan bahwa total ada empat kapal yang melayani pemudik Lebaran tahun ini. Dua kapal mendapatkan dispensasi penambahan kapasitas setelah melalui proses uji kelayakan yang ketat.
Langkah antisipatif ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang akan merayakan hari raya di kampung halaman. KSOP Banjarmasin berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan dan keamanan para penumpang.
Penambahan Kapasitas Kapal Roro
Dua kapal yang mendapat dispensasi penambahan kapasitas penumpang adalah KM Dharma Rucitra I dan KM Dharma Kartika II. KM Dharma Rucitra I, yang biasanya mengangkut 663 penumpang, kini diizinkan mengangkut hingga 996 penumpang. Sementara itu, KM Dharma Kartika II, yang memiliki kapasitas normal 762 penumpang, kini dapat mengangkut hingga 960 penumpang. Penambahan kapasitas ini dilakukan setelah melalui proses uji kelayakan yang memastikan keselamatan dan keamanan penumpang tetap terjaga.
Dua kapal lainnya yang melayani rute tersebut adalah KM Mila Utama dan KM Hai Dai, masing-masing dengan kapasitas 420 dan 416 penumpang. Keempat kapal tersebut bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan transportasi laut selama periode mudik Lebaran 2025.
"Kami memberikan dispensasi dengan pertimbangan matang dan setelah memastikan terpenuhinya faktor-faktor keselamatan berlayar," tegas Deni Hendra Mulyadi. Hal ini menunjukkan komitmen KSOP Banjarmasin dalam memberikan pelayanan terbaik dan aman bagi para pemudik.
Posko Angkutan Laut Lebaran 2025
Posko Angkutan Laut Lebaran 2025 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin telah dibuka sejak tanggal 21 Maret dan akan beroperasi hingga 11 April 2025. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi berbagai instansi yang terlibat dalam memberikan pelayanan kepada calon penumpang kapal. Pada hari kedua pembukaan posko, kondisi di terminal penumpang masih terpantau aman dan lancar, belum terjadi lonjakan penumpang yang signifikan.
Posko ini berperan penting dalam memastikan kelancaran arus mudik dan memberikan respon cepat terhadap berbagai kemungkinan kendala yang mungkin terjadi. Kerja sama antar instansi terkait sangat penting untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik.
Sebagai contoh, pada keberangkatan KM Dharma Rucitra I pukul 22.30 WITA, kapal tersebut membawa 969 penumpang, 52 sepeda motor, 132 mobil, 11 truk sedang, 26 truk besar, dan 11 tronton. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik Lebaran 2025.
KSOP Banjarmasin terus memantau situasi dan memastikan semua prosedur keselamatan dijalankan dengan ketat. Pelayanan yang optimal dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama selama periode mudik Lebaran 2025.