Lebaran 2025: 353 Kapal Tanker PIS Siap Jaga Kelancaran Distribusi BBM dan LPG
PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan 353 kapal tanker dan satuan tugas untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025, guna mendukung mobilitas masyarakat yang tinggi.

PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M. Hal ini dilakukan dengan menyiapkan sebanyak 353 kapal tanker dan membentuk satuan tugas (satgas) khusus. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM dan LPG seiring dengan prediksi pergerakan masyarakat yang tinggi selama periode tersebut. Distribusi BBM dan LPG yang lancar sangat krusial untuk menunjang kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Rabu, menyatakan komitmen perusahaan untuk menjaga keamanan pasokan BBM dan LPG. "PIS selalu berkomitmen menjaga keamanan pasokan BBM dan LPG dengan operasional yang berkelanjutan, seluruh perwira kami siap siaga melaksanakan tugas sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini," ujar Baron. Pernyataan ini menegaskan kesiapan PIS dalam menghadapi tantangan distribusi BBM dan LPG selama periode Lebaran.
Dari total 353 kapal tanker, sebanyak 335 unit beroperasi melayani rute domestik dan internasional. Sisa 18 unit kapal tanker disiapkan sebagai cadangan (back up) di luar angkutan reguler untuk memperkuat keandalan distribusi. Persiapan yang matang ini menunjukkan komitmen PIS untuk memastikan pasokan BBM dan LPG tetap terjaga, meskipun terjadi lonjakan permintaan.
Armada Kapal dan Dukungan Operasional
Selain armada kapal tanker utama, PIS juga didukung oleh 453 kapal tugboat dari Pertamina Trans Kontinental. Kapal-kapal tugboat ini berperan penting dalam menunjang kegiatan pengapalan dan jasa maritim di pelabuhan. Dukungan armada tugboat ini memastikan kelancaran proses bongkar muat BBM dan LPG di pelabuhan, sehingga distribusi dapat berjalan efisien dan tepat waktu. Integrasi armada kapal tanker dan tugboat ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kelancaran distribusi.
Kesiapan PIS ini sejalan dengan prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai pergerakan masyarakat selama periode Lebaran. Kemenhub memprediksi pergerakan masyarakat mencapai 146,48 juta orang, dengan 68,1 juta orang di antaranya menggunakan kendaraan pribadi. Angka ini menunjukkan tingginya potensi peningkatan kebutuhan BBM dan LPG selama periode tersebut. Oleh karena itu, langkah antisipatif yang dilakukan PIS sangatlah penting.
PIS memastikan distribusi BBM dan LPG dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG di seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah-daerah yang menjadi tujuan arus mudik. Ketepatan waktu distribusi menjadi faktor krusial untuk mencegah terjadinya kelangkaan BBM dan LPG.
Keamanan dan Keselamatan Perwira
Dalam menjalankan tugasnya, PIS juga memprioritaskan keamanan dan keselamatan para perwiranya. "PIS juga memastikan tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan para perwira yang bertugas dalam satgas," tegas Baron. Pernyataan ini menunjukkan komitmen PIS terhadap kesejahteraan karyawannya, di samping komitmen untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG.
Dengan kesiapan armada kapal tanker dan tugboat yang memadai, serta komitmen terhadap keamanan dan keselamatan para perwira, PIS optimis dapat menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, serta memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Persiapan matang yang dilakukan oleh PIS ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Keandalan distribusi BBM dan LPG menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang kelancaran berbagai aktivitas selama periode Lebaran.