Lonjakan Penumpang di Tiga Ruas Tol Regional Nusantara pada H+2 Lebaran
H+2 Lebaran, tiga ruas Tol Regional Nusantara di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Bali mengalami peningkatan signifikan volume lalu lintas hingga hampir 100 persen.

Pada H+2 Lebaran atau Kamis (3/4), tiga ruas Tol Regional Nusantara mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas. Peningkatan ini terjadi di ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) di Sumatera Utara, Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur, dan Tol Bali Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara). Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat total 170.922 kendaraan melintasi ketiga ruas tol tersebut, meningkat 7 persen dibandingkan hari normal.
Lonjakan paling signifikan terjadi di Tol Balsam dengan peningkatan 99,4 persen, mencapai 19.465 kendaraan. Sementara itu, Tol MKTT mengalami peningkatan 47,1 persen dengan total 20.329 kendaraan. Tol Bali Mandara juga mencatat kenaikan, yaitu 9,3 persen, dengan total 53.107 kendaraan. Data ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat pasca perayaan Idul Fitri 1446 H/2025.
Tyas Pramoda Wardhani, Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, menjelaskan peningkatan ini sebagai dampak arus mudik Lebaran. "Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division pada H+2 Idul Fitri 1446 H/2025 yaitu hari Kamis (3/4) mendata peningkatan lalu lintas (lalin) di tiga ruas tol yang berada di Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Bali," ujarnya di Jakarta, Jumat. Pihaknya juga telah mengantisipasi lonjakan ini dengan berbagai persiapan.
Peningkatan Volume Lalu Lintas di Setiap Ruas Tol
Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) mencatat volume lalu lintas sebanyak 20.329 kendaraan, meningkat 47,1 persen dibandingkan hari normal (13.824 kendaraan). Gerbang Tol Kualanamu, misalnya, mencatat 5.101 kendaraan dari arah Bandara Kualanamu menuju Medan, naik 15,41 persen dari volume normal (4.420 kendaraan).
Di ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), terjadi peningkatan yang sangat signifikan, yaitu 99,4 persen. Total kendaraan yang melintas mencapai 19.465, jauh di atas volume normal (9.762 kendaraan). Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur selama periode Lebaran.
Ruas Tol Bali Mandara juga mengalami peningkatan volume lalu lintas sebesar 9,3 persen, dengan total 53.107 kendaraan dibandingkan hari normal (48.588 kendaraan). Meskipun persentasenya lebih rendah dibandingkan dua ruas tol lainnya, peningkatan ini tetap signifikan mengingat Tol Bali Mandara merupakan akses utama menuju destinasi wisata di Bali.
Antisipasi Arus Balik dan Imbauan kepada Pengguna Jalan
Menjelang arus balik Lebaran, JNT memberikan imbauan kepada pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima, mempersiapkan perbekalan yang cukup, dan mengisi penuh bahan bakar sebelum perjalanan. Penting juga untuk mengecek tarif tol dan saldo uang elektronik, serta menghindari pengisian ulang saldo di gerbang tol.
JNT merekomendasikan pengguna jalan untuk memilih waktu dan rute perjalanan yang tepat, menghindari jam-jam puncak arus balik. Disiplin dalam berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas juga sangat penting. Pengguna rest area diimbau untuk tidak berlama-lama, maksimal 30 menit, dan menjaga kebersihan.
Fasilitas posko pelayanan kesehatan di rest area juga tersedia bagi pengguna jalan yang membutuhkan pengecekan kesehatan. Semua imbauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan selama arus balik Lebaran.
Secara keseluruhan, peningkatan volume lalu lintas di tiga ruas Tol Regional Nusantara pada H+2 Lebaran menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. JNT telah melakukan berbagai persiapan dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan, baik selama arus mudik maupun arus balik.