Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Peguyuban Keris Nusantara Pertanyakan Penetapan Hari Keris Nasional 19 April

Senapati Nusantara mempertanyakan penetapan Hari Keris Nasional 19 April, usulkan tanggal 25 November sesuai pengakuan UNESCO.

Senin, 19 Mei 2025 21:59:00
#planetantara
Copied!
Senapati Nusantara mempertanyakan penetapan Hari Keris Nasional 19 April, usulkan tanggal 25 November sesuai pengakuan UNESCO.
Senapati Nusantara mempertanyakan penetapan Hari Keris Nasional 19 April, usulkan tanggal 25 November sesuai pengakuan UNESCO. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Sebanyak 63 peguyuban keris yang tergabung dalam Senapati Nusantara (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara) mempertanyakan penetapan Hari Keris Nasional yang jatuh pada tanggal 19 April. Mereka menilai bahwa tanggal tersebut lemah secara historis dan tidak memiliki legitimasi budaya yang kuat. Penetapan ini dianggap hanya merujuk pada kirab pembukaan kongres SNKI (Serikat Nasional Keris Indonesia), bukan pada momen penting dalam sejarah bangsa.

Wakil Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Nurjianto, menegaskan bahwa keris adalah warisan leluhur yang seharusnya tidak diklaim sebagai milik satu organisasi saja. Menurutnya, penetapan Hari Keris Nasional seharusnya didasarkan pada momen yang lebih signifikan dan memiliki dasar historis yang kuat. Ia juga menambahkan bahwa banyak tokoh yang berjuang untuk memperkenalkan keris ke dunia internasional merasa terabaikan dengan adanya penetapan ini.

Senapati Nusantara mengusulkan tanggal 25 November sebagai Hari Keris Nasional yang tepat. Tanggal ini bertepatan dengan pengakuan UNESCO terhadap keris Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan pada tahun 2005. Pengakuan UNESCO ini menjadi bukti nyata bahwa keris memiliki nilai universal dan diakui oleh dunia internasional.

Alasan Historis dan Dukungan Data Akademik

Selain alasan historis yang kuat, usulan 25 November sebagai Hari Keris Nasional juga didukung oleh data akademik. Kajian kolaboratif pada tahun 2018 antara Puslitjakdikbud Kemendikbud RI dan Litbang Senapati Nusantara menunjukkan bahwa 90,1 persen responden masyarakat budaya mendukung tanggal tersebut sebagai Hari Keris Nasional. Data ini semakin memperkuat argumen bahwa 25 November adalah tanggal yang paling representatif dan memiliki dukungan luas dari berbagai kalangan.

Penolakan terhadap tanggal 19 April sebagai Hari Keris Nasional telah dituangkan dalam pernyataan tertulis resmi dari berbagai peguyuban di seluruh Indonesia. Peguyuban-peguyuban ini berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Kediri, Blitar, Grobogan, Magelang, Sumenep, Pekalongan, Lombok, Sulawesi, Sumba, Kalimantan, dan Kepulauan Riau. Dokumen-dokumen ini siap dikirimkan ke pemerintah pusat sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Banyak tokoh yang berjuang membawa keris ke dunia internasional bahkan telah wafat, dan mengabaikan pengakuan UNESCO sama dengan menghapus sejarah mereka,” ujar Nurjianto.

Pertanyakan Keputusan Menteri Kebudayaan

Senapati Nusantara juga mempertanyakan keputusan Menteri Kebudayaan RI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Serikat Nasional Keris Indonesia (SNKI), Fadli Zon, yang dinilai sepihak dalam mencanangkan 19 April sebagai Hari Keris Nasional. Pencanangan ini dilakukan dalam acara resmi di Universitas Brawijaya, Malang, pada 19 April 2025.

Menurut mereka, keputusan ini tidak melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk peguyuban-peguyuban keris yang telah lama berkecimpung dalam pelestarian dan pengembangan keris. Mereka menganggap bahwa penetapan Hari Keris Nasional seharusnya dilakukan melalui proses dialog dan konsultasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat budaya.

“Kami tidak menolak Hari Keris. Kami menolak pemalsuan sejarah. Keris bukan alat selebrasi organisasi. Keris adalah pusaka bangsa yang ditetapkan dunia bukan ditentukan oleh ulang tahun kongres,” tegas Nurjianto.

Senapati Nusantara mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal perjuangan ini hingga pemerintah menetapkan 25 November sebagai Hari Keris Nasional yang sah, bermartabat, dan sejalan dengan pengakuan dunia. Penetapan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap keris sebagai warisan budaya bangsa yang tak ternilai harganya.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • budaya indonesia
  • fadli zon
  • hari keris nasional
  • keris indonesia
  • konten ai
  • #planetantara
  • senapati nusantara
  • snki
  • unesco
  • warisan budaya
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.