Pelabuhan Bakauheni Dipadati Pemudik Pejalan Kaki di Arus Balik Lebaran
Ribuan pemudik pejalan kaki memadati Pelabuhan Bakauheni pada H+3 Lebaran 2025, sementara ASDP menerapkan strategi untuk mengatasi lonjakan penumpang.

Lampung Selatan, 4 April 2025 - Ribuan pemudik pejalan kaki memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada arus balik Lebaran H+3, 2025. Mereka menunggu antrean penyeberangan menuju Pelabuhan Merak, Banten. Lonjakan penumpang ini terjadi setelah periode libur Lebaran, mengakibatkan kepadatan signifikan di area ruang tunggu pelabuhan.
Berdasarkan data yang dihimpun, lonjakan penumpang ini terjadi secara signifikan pada H+3 Lebaran. Kepadatan ini memaksa pihak pengelola pelabuhan untuk menerapkan sejumlah strategi guna memastikan kelancaran arus penyeberangan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pelabuhan dalam mengatur dan melayani para pemudik.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin, memberikan keterangan resmi terkait situasi tersebut. Beliau menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk mengantisipasi dan mengatasi kepadatan yang terjadi.
Penumpang Padati Pelabuhan Bakauheni
Data dari posko ASDP Cabang Bakauheni menunjukkan jumlah penumpang yang menyeberang pada H+3 Lebaran mencapai 30.738 orang. Dari jumlah tersebut, 3.753 orang merupakan penumpang pejalan kaki, sementara sisanya, sebanyak 26.985 orang, merupakan penumpang di dalam kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Tingginya jumlah penumpang pejalan kaki menjadi fokus utama pihak ASDP. Mereka berupaya keras untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik selama menunggu dan menjalani proses penyeberangan. Pihak ASDP juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar pelabuhan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ASDP menerapkan beberapa strategi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah sistem delay dan skrining tiket. Hal ini bertujuan untuk mengatur jumlah penumpang yang masuk ke dalam kapal agar tidak terjadi kelebihan kapasitas dan memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Imbauan Kepada Pemudik
Syamsudin menjelaskan bahwa jumlah penumpang yang menyeberang menuju Pelabuhan Merak terus meningkat. Oleh karena itu, ASDP mengimbau kepada calon penumpang agar membeli tiket Ferizy jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan dan antrean di pelabuhan.
Selain itu, ASDP juga mengimbau para pemudik untuk selalu menjaga kesehatan dan kewaspadaan selama perjalanan. Petugas di lapangan siap memberikan arahan dan bantuan kepada para pemudik yang membutuhkan. ASDP berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan para penumpang selama proses penyeberangan.
"Jadi kami mengimbau untuk calon pemudik dari Pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari. Kami juga mengimbau kepada para pemudik yang hendak melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman untuk selalu menjaga kesehatan dan ikuti arahan dari petugas kami yang ada di lapangan," ucap Syamsudin.
ASDP terus memantau situasi dan melakukan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan mengantisipasi lonjakan penumpang di masa mendatang. Kerja sama dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran setiap tahunnya.