Pelni Labuan Bajo Siap Layani Angkutan Lebaran 2025: 781.723 Tiket Tersedia!
PT Pelni Cabang Labuan Bajo membuka layanan angkutan Lebaran 2025 mulai 16 Maret hingga 16 April, menyediakan 781.723 tiket dan memastikan keselamatan penumpang dengan berbagai persiapan.

PT Pelni Cabang Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi membuka layanan angkutan Lebaran 2025 (Idul Fitri 1446 Hijriah) mulai tanggal 16 Maret hingga 16 April 2025. Layanan ini mencakup penyediaan tiket, persiapan armada kapal, dan kemudahan akses pembelian tiket secara daring bagi para pemudik. Persiapan matang dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan para penumpang selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Kepala Cabang Pelni Labuan Bajo, Benny Marganda Sinaga, menjelaskan bahwa Pelni memberikan kemudahan bagi calon penumpang untuk membeli tiket melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi Pelni Mobile, situs web resmi Pelni, contact center Pelni, dan mobile banking seperti Livin Mandiri dan BRImo. Penjualan tiket dibuka sejak H-30 sebelum keberangkatan, memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik mereka.
Meskipun tidak ada penambahan jumlah kapal di wilayah Labuan Bajo, Pelni telah mendapatkan izin dispensasi penumpang dari Kementerian Perhubungan. Hal ini memungkinkan kapal-kapal Pelni untuk mengangkut lebih banyak penumpang, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode angkutan Lebaran. Langkah ini diambil untuk memastikan semua pemudik dapat pulang kampung dengan nyaman dan aman.
Layanan dan Fasilitas Pelni untuk Angkutan Lebaran 2025
Pelni telah menetapkan periode angkutan Lebaran 2025 dari tanggal 16 Maret hingga 16 April 2025. Izin dispensasi penumpang yang diberikan memungkinkan kapal-kapal seperti KM Binaiya dan KM Tilongkabila mengangkut hingga 1.456 penumpang per pelayaran, sementara KM Wilis dapat mengangkut 676 penumpang. Hal ini menunjukkan komitmen Pelni dalam menyediakan kapasitas angkut yang memadai.
Demi memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, seluruh kapal Pelni yang beroperasi telah menjalani docking dan ramp check. Pemeriksaan menyeluruh ini bertujuan untuk memastikan bahwa kapal-kapal tersebut memenuhi standar operasional yang aman dan layak berlayar. Selain itu, Pelni juga telah melaksanakan workshop keselamatan kapal untuk meningkatkan keandalan layanan.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni, Nuraini Dessy, menambahkan bahwa Pelni telah menyiapkan total 781.723 tiket untuk periode angkutan Lebaran 2025. Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk ramp check kapal, penguatan armada, dan workshop keselamatan untuk menjamin keandalan layanan. Pemesanan tiket dapat dilakukan sejak H-30 sebelum keberangkatan.
Keselamatan dan Kapasitas Kapal Pelni
Untuk Lebaran 2025, Pelni menyediakan total kapasitas 60.212 tempat duduk dari 25 kapal penumpang yang melayani 74 pelabuhan. Selain itu, 30 kapal perintis juga akan beroperasi, menjangkau 230 pelabuhan di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan jangkauan layanan Pelni yang luas dan komprehensif.
Dari sisi keselamatan, Pelni telah melengkapi 25 kapal penumpangnya dengan alat keselamatan lengkap. Alat-alat tersebut meliputi 216 lifeboat, 1.716 life-raft, 70.671 life-jacket, 376 life-buoy, dan 26 MES dengan total kapasitas untuk 67.892 orang. Persiapan ini menunjukkan komitmen Pelni dalam memprioritaskan keselamatan penumpang.
Secara keseluruhan, Pelni telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi angkutan Lebaran 2025. Dengan ketersediaan tiket yang cukup, kemudahan akses pembelian tiket, dan prioritas utama pada keselamatan penumpang, Pelni siap memberikan layanan terbaik bagi para pemudik yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.