Pemkab Bengkayang Atur Jam Kerja Pegawai Selama Ramadhan: Produktivitas Tetap Terjaga
Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mengatur ulang jam kerja ASN selama Ramadhan 1446 H dengan tetap memastikan produktivitas dan pelayanan publik tetap optimal.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, telah mengatur ulang jam kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah. Pengaturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/3/BKPSDM-B dan bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara ibadah Ramadhan dan produktivitas kerja. Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkayang, Yustianus, menjelaskan kebijakan ini pada Jumat, 28 Februari 2024 di Bengkayang.
Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara. Tujuan utama adalah memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan efektif dan pelayanan publik tidak terganggu selama bulan suci Ramadhan. Aturan jam kerja baru ini dirancang untuk memenuhi minimal 32 jam 30 menit kerja efektif dalam satu minggu, baik bagi perangkat daerah yang menerapkan sistem lima hari kerja maupun enam hari kerja.
Dengan adanya pengaturan jam kerja ini, diharapkan para ASN dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa mengorbankan tanggung jawab pekerjaan mereka. Pemkab Bengkayang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan antara kehidupan spiritual dan profesional para ASN-nya. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas ASN di seluruh Indonesia.
Jam Kerja Baru ASN Pemkab Bengkayang Selama Ramadhan
Untuk perangkat daerah dengan lima hari kerja (Senin-Kamis), jam kerja ditetapkan pukul 08.00-15.00 WIB, dengan jeda istirahat pukul 12.00-12.30 WIB. Sementara itu, pada hari Jumat, jam kerja berlangsung pukul 08.00-15.30 WIB, dengan istirahat pukul 11.30-12.30 WIB. Perangkat daerah yang menerapkan enam hari kerja (Senin-Kamis dan Sabtu) akan bekerja pukul 08.00-14.00 WIB setiap harinya, kecuali Jumat, dengan istirahat pukul 12.00-12.30 WIB. Pada hari Sabtu, jam kerja juga berlangsung pukul 08.00-14.00 WIB, dengan istirahat pukul 11.30-12.30 WIB.
Sekda Bengkayang menekankan pentingnya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan bahwa pengaturan jam kerja ini tidak mengurangi produktivitas dan kinerja ASN. Pelayanan publik juga harus tetap berjalan lancar. Untuk mencapai hal ini, kepala OPD diberikan kewenangan untuk mengatur sistem kerja shift jika diperlukan, guna memastikan kelancaran operasional di masing-masing unit kerja.
Penerapan sistem shift ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dan mengakomodasi kebutuhan operasional di setiap OPD. Hal ini juga memungkinkan ASN untuk tetap produktif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dengan jam kerja yang telah disesuaikan selama bulan Ramadhan.
Penekanan pada Produktivitas dan Pelayanan Publik
Meskipun jam kerja telah dipersingkat, Pemkab Bengkayang tetap menekankan pentingnya produktivitas dan kinerja ASN. Kepala OPD bertanggung jawab untuk memastikan bahwa penyesuaian jam kerja tidak berdampak negatif pada pencapaian target kinerja dan kualitas pelayanan publik. Sistem kerja shift yang fleksibel diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan antara ibadah dan pekerjaan.
Dengan adanya pengaturan jam kerja ini, diharapkan tercipta suasana kerja yang kondusif bagi ASN selama bulan Ramadhan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan produktivitas kerja, serta memperkuat komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengaturan ini berlaku mulai hari pertama hingga akhir Ramadhan 1446 H.
"Jumlah jam kerja efektif bagi perangkat daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah memenuhi minimal 32 jam dan 30 menit dalam satu minggu," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkayang, Yustianus.
Penerapan jam kerja ini berlaku mulai hari pertama Ramadhan hingga berakhirnya bulan Ramadhan 1446 Hijriah.